Sulianti Saroso, Siapakah Dia?

Sulianti Saroso, Siapakah Dia?
Sulianti Saroso, Siapakah Dia? (Foto : )
Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta namanya makin kondang. Muncul di hampir setiap pemberitaan. RSPI Sulianti Saroso adalah rumah sakit rujukan untuk para pasien penderita virus corona (Covid-19) yang tengah merebak di Indonesia. Siapakah Sulianti Saroso? Sulianti Saroso adalah perempuan Bali yang lahir di Karangasem pada 10 Mei 1917 dan meninggal 29 April 1991. Julie Sulianti Saroso meninggal dalam usia 73 tahun.Sulianti Saroso menamatkan sekolahnya pada 1942 dari GHS (Geneeskundige Hoge School), nama baru dari sekolah tinggi kedokteran STOVIA di Batavia (sekarang Jakarta). Sulianti kemudian bekerja di Centrale Burgelijke Ziekenhuis yang sekarang menjadi RS Cipto Mangunkusumo pada masa kependudukan Jepang.Situasi politik membuat ibu kota Negara pindah ke Yogyakarta. Sulianti juga hijrah ke Yogyakarta dan bekerja di RS Bethesda untuk mengurus bangsal penyakit dalam dan penyakit anak.Sulianti yang akrab dipanggil Julie, menjadi dokter perjuangan yang rajin mengirim obat-obatan untuk para pejuang di kantung-kantung gerilyawan republik. Sulianti juga ikut beberapa organisasi, antara lain Wanita Pembantu Perjuangan, Organisasi Putra Putri Indonesia, dan Dewan Pimpinan Konggres Wanita Indonesia (KOWANI).Melalui RRI Yogyakarta dan Koran Kedaulatan rakyat, Sulianti banyak menyampaikan gagasan tentang kesehatan, alat kontrasepsi, pengendalian kelahiran, termasuk pendidikan seks. Menurut Sulianti, buruknya kesehatan masyarakat saat itu dan pertumbuhan kelahiran yang tidak terkendali, adalah masalah serius.Perjuangannya di dunia kesehatan membuatnya didaulat menjabat Presiden Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly), selain Rajkumari Amrit Kaur yang berasal dari India. Pada 1947, dirinya pergi ke India menghadiri Konggres Wanita Seluruh India sebagai wakil Kowani bersama Utami Suryadarma.Selama 25 tahun pertama WHO, hanya ada dua perempuan terpilih sebagai Presiden Majelis Kesehatan Dunia, yaitu Rajkumari Amrit Kaur dari India dan Julie Sulianti Saroso dari Indonesia.Sulianti fokus pada dunia kedokteran, bekerja di Kementerian Kesehatan dari 1951-1961. Berturut-turut pula Sulianti menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Ibu dan Anak, Kepala Bagian Hubungan Luar Negeri, Wakil Kepala Bagian Pendidikan, Kepala Bagian Kesehatan Masyarakat Desa dan Pendidikan Kesehata Rakyat serta Kepala Planning Board.Pada 1967, Sulianti diangkat menjadi Direktur Jenderal Pencegahan, Pemberantasan dan Pembasmian Penyakit Menular (P4M) merangkap Ketua Lembaga Riset Kesehatan Nasional.Tahun 1975, Sulianti menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.Setelah pensiun pada 31 Desember 1978 menjadi staf ahli Menteri Kesehatan.Julie Sulianti Saroso meninggal dunia pada 29 April 1991. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit di Jakarta, yakni Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso.