PM Jepang Abe : Pilihan Sulit, Menunda Olimpiade Tokyo 2020

tokyo
tokyo (Foto : )
PM Jepang Abe mengatakan menunda Olimpiade Tokyo 2020 merupakan opsi yang harus dipikirkan matang antara  IOC dan panitia penyelenggara.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan pada hari Senin (23/03/2020) bahwa menunda Olimpiade Tokyo bisa menjadi pilihan jika even empat tahunan ini diselenggarakan tidak lengkap.Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan pada hari Minggu setelah pertemuan darurat bahwa mereka membuat "skenario perencanaan" untuk Olimpiade Tokyo 2020, termasuk kemungkinan penundaan bila pandemi covid-19 terus menyebar.Abe mengatakan keputusan IOC pada hari minggu sejalan dengan pandangannya bahwa Pertandingan di Tokyo harus diadakan dalam bentuk yang lengkap, tanpa adanya protes negara peserta dan pembatasan-pembatasan lainnya terutama soal kesehatan."Jika itu menjadi sulit, kita mungkin tidak punya pilihan selain mempertimbangkan menunda Olimpiade, mengingat prinsip Olimpiade yang mengutamakan kesehatan atlet", Kata Abe di depan anggota Parlemen.Abe juga mengatakan membatalkan Olimpiade bukanlah sebuah pilihan.Dia mengatakan telah menyampaikan pandangannya tentang nasib Olimpiade kepada Ketua Olimpiade Tokyo Yoshiro Mori pada Minggu malam, yang kemudian membahas masalah tersebut dengan Presiden IOC Thomas Bach."Lebih baik memiliki keputusan sedini mungkin tentang apakah akan menunda Olimpiade, meskipun keputusan akhir tergantung pada IOC", tambah Abe.Di bawah tekanan yang meningkat dari para atlet, federasi dan komite nasional untuk menunda Olimpiade, IOC akirnya berfikir ulang pada hari Minggu setelah lama bersikukuh penyelenggara Olimpiade Tokyo akan berjalan sesuai rencana.Menurut sumber yang mengatakan kepada Reuters, Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 telah mulai menyusun tanggal alternatif untuk Olimpiade Tokyo.Seperti kita ketahui Australia dan Canada mengancam tidak akan mengirimkan atletnya bila Olimpiade Tokyo 2020 tetap berlangsung akhir bulan Juli 2020 nanti dan mereka berharap IOC memundurkan perhelatan Olahraga Akbar sedunia itu ke tahun 2021.