Super Blue Moon, BMKG Imbau Warga Aceh Waspada Banjir Rob

Super Blue Moon, BMKG Imbau Warga Aceh Waspada Banjir Rob
Super Blue Moon, BMKG Imbau Warga Aceh Waspada Banjir Rob (Foto : Ilustrasi - Pixabay)

Antv – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa penduduk di pesisir Provinsi Aceh perlu waspada terhadap kenaikan air laut atau banjir rob akibat Super Blue Moon pada Kamis (31/8/2023), besok.

“Fenomena Super Blue Moon ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Andi Azhar Rusdin di Banda Aceh, seperti dikutip dari Antara, Rabu (30/8/2023).

Super Blue Moon adalah fenomena langka di mana dua fenomena Super Moon terjadi dalam satu bulan. Di Aceh, bisa terlihat fenomena ini jika langit cerah.

“Bisa terlihat di Aceh apabila kondisi cuaca cerah atau tidak hujan,” ujarnya.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Miftahul mengatakan fenomena Super Blue Moon terjadi pada saat bulan purnama bertepatan dengan perigee, yaitu titik orbit bulan saat paling dekat dengan bumi.

Pada saat-saat itu, bulan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

Biasanya, kata dia, fenomena ini akan meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum untuk beberapa wilayah Indonesia.

Namun wilayah Aceh sendiri untuk ketinggian gelombang laut diprediksi masih dalam kategori rendah hingga sedang yaitu sekitar 0,5 sampai 2,5 meter.

“Untuk wilayah perairan dengan potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai ketinggian 4 meter atau lebih yaitu perairan Utara Sabang, perairan Barat Aceh dan Samudra Hindia Barat Aceh,” ujarnya.

Untuk prakiraan cuaca di wilayah Aceh, kata dia, untuk tiga hari ke depan secara umum dalam cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, namun masih terdapat potensi hujan untuk beberapa wilayah pada siang hingga sore hari.

“Hal ini terjadi karena adanya gangguan berupa belokan angin yg membentuk daerah perlambatan kecepatan angin. Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh,” ujarnya.