Jamu Empon-Empon di Kulonprogo Diburu Warga, Penjualan Naik 35 Persen 

jamu empon empon diserbu (1)
jamu empon empon diserbu (1) (Foto : )
Beredarnya kabar bahwa virus corona bisa ditangkal dengan minum jamu, membuat warga jadi mau meminum jamu tradisional. Sebuah warung jamu di Kulonprogo, Yogyakarta, mulai diserbu pembeli. Penjualan meningkat hingga 35 persen. Jamu merupakan minuman dengan tradisional yang sudah sejak lama dikenal rakyat Indonesia. Ramuan jamu yang terdiri dari ramuan dari rempah-rempah(empon-empon) seperti kunyit, jahe, temulawak dipercaya memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit.[caption id="attachment_288139" align="alignnone" width="900"]
jamu empon empon diserbu (2) Minum jamu diyakini bisa menangkal virus corona(Foto: ANTV/Ari Wibowo)[/caption]Akibat kejadian yang menggemparkan dunia, dampak virus corona, penjual jamu di Kulonprogo kebanjiran pesanan dari luar daerah. Penjualan jamu mengalami kenaikan hingga 35 persen. Salah satu penjual jamu tradisional Siti Munjiah (50 tahun) mengatakan sejak muncul kabar adanya virus corona banyak pembeli berdatangan ke warungnya.“Semenjak ada berita di tv bahwa jamu, empon-empon, bisa membuat imun terhadap virus corona, penjualan jamu saya meningkat. Mereka banyak yang memburu jamu yang bentuk bubuk. Sejak saya buka mulai jam ima pagi sampai jam delapan, jamunya sudah udes terjual, “ ujar Sti Munjiah.Dengan meningkatnya penjualan jamu ini, membuat Siti Munjiah harus menambah stok jamunya.  Kini ia harus menyiapkan  10 sampai 15 galon perharinya. Jamunya beraneka macam mulai bahan dari temulawak, kunir asem, jahe, kencur dan bahan rempah-rempah lainnya, namun jamu yang paling diburu adalah jamu kesehatan yang dapat menjaga imun tubuh. Harga jamu ini bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu.Ada sebagian warga yang memang secara rutin selalu minum jamu untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Nah, dengan merebaknya virus corona sekarang ini para penggemar jamu jadi bertambah, penjualan jamupun jadi meningkat. Tentunya menjadi berkah bagi para penjual jamu.“Saya minum jamu, agar tidak gampang terserang penyakit, apalagi semenjak ada orang Indonesia yang terinfeksi virus corona. Rasanya, kalau sudah minum jamu badan jadi enak, selain itu juga jaga kesehatan, insya Allah terhindar dari virus corona, “ ujar salah satu pembeli jamu, Musriyati.Ari Wibowo | Kulonprogo, Yogyakarta