Atletico Madrid Umbar Keinginan Untuk Dilatih Oleh Luis Enrique

Italia vs Spanyol 1-1 (4-2 pen) Luis Enrique tenangkan pemainnya
Italia vs Spanyol 1-1 (4-2 pen) Luis Enrique tenangkan pemainnya (Foto : )

AntvLuis Enrique tak lagi melatih Timnas Spanyol setelah tersingkir oleh Maroko di Piala Dunia 2022 pada Selasa, 6 Desember 2022.  

Meskipun gagal, kualitas Enrique sebagai seorang pelatih tidak bisa dianggap remeh. Sebelumnya, Enrique juga menjadi salah satu pelatih sukses yang memegang Barcelona sejak era Pep Guardiola.

Enrique yang sudah melatih Spanyol sejak 2018 dianggap gagal menggantikan Vicente del Bosque meraih kesuksesan di Piala Dunia.

Enrique bahkan hanya mampu mengulang kegagalan di Piala Dunia 2018 dengan terhenti di babak 16 besar.

Enrique nampaknya tidak akan menganggur lama mengingat banyak klub yang bisa jadi opssi selanjutnya, termasuk Atletico Madrid.

Rekam jejak dan kualitas Enrique bahkan membuat pemain Atletico Madrid, Koke tertarik untuk dilatihnya di level klub.

Enrique mungkin saja akan menjadi pelatih Atletico Madrid yang saat ini bermain inkonsisten di Liga Spanyol.

Namun Koke merasa bahwa hal tersebut patut untuk dicoba oleh Atletico Madrid selagi Enrique belum ditampung klub lain.

Namun Atletico Madrid tentu saja akan kesulitan mengingat mereka masih memiliki kontrak dengan Simeone hingga 2024.

img_title
Atletico Madrid Siap Habis-habisan dalam Laga Pamungkas demi Gelar Juara LaLiga (Foto Twitter)

“Luis Enrique adalah manajer dan pelatih yang spektakuler. Itu ide yang berbeda dari apa yang kita miliki sekarang di Atletico, tapi mengapa tidak?" ujar Koke dikutip dari Fotmob 10 Desember 2022.

Walaupun terikat kontrak dengan Diego Simeone, Atletico Madrid bisa saja mengakhirinya di musim ini dengan memberikan kompensasi.

Terlebih Luis Enrique yang menjadi salah satu opsi pengganti disukai oleh CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin.

"Saya sangat menyukainya secara pribadi dan profesional. Saya pikir dia memiliki bakat untuk melatih tim mana pun di liga kami,” terang Miguel.

"Jelas bahwa dia punya nilai tambah untuk semua orang. Untuk media, untuk para pemain dan untuk klub karena dia menawarkan performa. Saya pikir dia bagus," tambah Miguel.