Puncak Arus Mudik di Tol Lampung Diprediksi Bakal Terjadi Pada 25 Desember dan 1 Januari 2024

Puncak Arus Mudik di Tol Lampung Diprediksi Bakal Terjadi Pada 25 Desember dan 1 Januari 2024
Puncak Arus Mudik di Tol Lampung Diprediksi Bakal Terjadi Pada 25 Desember dan 1 Januari 2024 (Foto : antvklik-Pujiansyah)

Antv – PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka) memprediksi puncak arus mudik dan arus balik terbagi menjadi dua periode yakni pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Diprediksi kenaikan puncak volume lalu lintas pada tgl 25 Desember 2023 dan 01 Januari 2024. Untuk volume lalin periode sejak tanggal 18 Desember hingga 21 Desember sudah mengalami kenaikan 28% jika dibandingkan lalin normal," kata Taufiq Hidayat, Branch Manager Ruas Tol Terpeka PT Hutama Karya (Persero), Sabtu (22/12/2023).

Menurut Taufiq, prediksi puncak arus mudik kendaraan pada libur Natal 2023 terjadi pada 25 Desember 2023, sedangkan Tahun Baru 2024 pada 01 Januari 2024.

Volume lalu lintas kondisi normal sebanyak 51.300, kendaraan Volume lalu lintas saat Nataru 66.000. "Saat puncak, peningkatan lalu lintas diprediksi akan terjadi kenaikan volume lalin sebesar 33% dibandingkan lalu lintas normal," jelasnya.

Taufiq menambahkan, pihaknya juga memastikan 7 gerbang tol beroperasi secara optimal, menyiapkan 16 unit Mobile Reader apabila terjadi kepadatan di gerbang tol, penambahan petugas gerbang, menyiagakan teknisi peralatan tol selama 24 jam, serta menyediakan stok 5.000 pcs kartu UE untuk mengantisipasi pengguna jalan yang kehabisan saldo.

Hutama Karya juga meningkatkan kualitas layanan di rest area Tol Terpeka dengan menyediakan toilet tambahan, menambahkan WTP (Water Treatment Plant), menambahkan gazebo di RA 215B dan RA 234A, melakukan beutifikasi lainnya seperti pengecatan kanstin, pengecatan toilet dan penambahan pot bunga.

Beberapa pemeliharaan kualitas perkerasan jalan, pagar pengaman dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), menambahkan lampu flipflop & strobo, hingga pengecatan marka jalan juga telah dilakukan.

"Hal tersebut agar dapat memberikan kenyamanan, keamanan dan kelancaran para pengguna jalan," tandas Taufiq.