Berikut Langkah Pemerintah Pusat Atasi Penanganan Darurat Longsor Natuna

Kementerian dan Lembaga kunjungan ke lokasi tanah longsor Natuna.
Kementerian dan Lembaga kunjungan ke lokasi tanah longsor Natuna. (Foto : BNPB)

AntvPemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah daerah, swasta, masyarakat dan pihak-pihak terkait yang telah membantu dalam percepatan penanganan bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi terdampak dan beberapa pengungsian di Pulau Serasan, Jumat (10/3/2023), bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dan Anggota Komisi V DPR RI Cen Sui Lan.

Dalam peninjauan itu, Muhadjir dan rombongan mendapati bahwa stok bahan dasar yang dibutuhkan warga pengungsi telah memadai dan dapat mencukupi hingga satu-dua minggu kedepan.

Menurutnya penanganan darurat bencana di Pulau Selasar sudah semakin baik.

“Sudah saya cek untuk ketersediaan bahan untuk pakaian, pangan untuk seminggu kedepan sudah aman,” jelas Muhadjir.

“Saya ucapkan terima kasih atas uluran bantuan dari semua pihak. Baik dari unsur pemerintah maupun swasta dan juga warga masyarakat Kabupaten Natuna yang benar-benar memberikan empatinya tidak sekedar ucapan tapi juga tindakan nyata,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Muhadjir juga mengatakan bahwa pemerintah akan mempersiapkan program relokasi bagi warga terdampak maupun yang berada di zona rawan tanah longsor. Dalam program relokasi itu, pemerintah akan membangun kurang lebih 100 rumah.