Catatan Ilham Bintang: Terima kasih Jenderal, Telah Mengoreksi Diri

ilham
ilham (Foto : )

Tim Khusus Kapolri pun bergerak cepat. Sabtu (6/8/2022) pecah berita : Irjenpol Ferdy Sambo tokoh sentral dalam pusaran peristiwa itu telah ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua. Penahanan Sambo memang menimbulkan kontroversi sejak semalam. Banyak yang pesimistis dan mencurigai penahanan itu hanya sebatas sanksi terkait dugaan pelanggaran etika. Tapi tak sedikit yang berkeyakinan penahanan itu terkait dengan temuan unsur pidana dalam pemeriksaannya.  

Pemberitaan pers yang menggunakan diksi "penahanan " jenderal polisi bintang dua itu beredar di tengah masyarakat. Pers seperti kesusu, mendahului sumber resmi. Semangat pers itu saya mengekspresikan dambaan seluruh masyakat. 

Yang penting, etika atau terkait pidana penahanan itu telah menunjukkan keseriusan pimpinan Polri pada janjinya. Yang penting, polisi menyadari posisinya sepenuhnya sudah dalam "kendali " dan pengawasan publik. Bukan sebaliknya seperti disangkakan selama ini. Yang di era  kemajuan tehnologi informasi semua dinding punya mata dan telinga. 

Kita sadar kasus ini memang masih akan melalui proses panjang dan melelahkan demi memenuhi kaidah "scientific crime investigation". Namun,  kasus "Polisi Tembak Polisi" sudah terang tanah. Kuncinya, karena itu tadi : orang -orang baik itu "mengakui" kasus "Polisi Tembak Polisi" adalah kejahatan  kemanusiaan. Yang menjungkirbalikkan sistem nilai masyarakat Indonesia  yang berfalsafah Pancasila. Yang kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 sebagai bangsa berdaulat, sepuluh hari lagi akan kita peringati bersama. Merdeka!

Catatan Ilham Bintang - Jakarta, 7 Agustus 2022