Reisa Angkat Bicara 9 Bulan Pandemi Corona Ribuan Hoaks Tersebar

(Reisa Broto Asmoro/ Foto: Instagram@reisabrotoasmoro)
(Reisa Broto Asmoro/ Foto: Instagram@reisabrotoasmoro) (Foto : )

Di Indonesia, ada Badan POM (Pemeriksa Obat dan Makanan) yang akan memastikan bahwa vaksin aman dan tidak mengandung bahan berbahaya," sambungnya. Reisa kembali dan terus mengingatkan masyarakat bahwa vaksin bukan satu-satunya solusi pencegahan penularan COVID-19. Menurutnya, patuh, disiplin protokol kesehatan berperan besar untuk menurunkan risiko penularan civid-19 di Indonesia. "Jadi, gerakan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) ditambah vaksinasi tentu akan lebih baik," tambahnya.

Reisa tak menyangkal banyak informasi terkait covid -19 dan terkini seputar vaksin ditengah-tengah masyarakat sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, Reisa meminta masyarakat untuk bijak dan cerdas dalam memilah serta mengkategorikan mana yang hoaks dan bukan dari sumber yang bisa dipertanggung jawabkan. Pemerintah dalam hal ini sejatinya membuka saluran resmi kepada masyarakat melalui Satgas COVID-19 di nomor 119 ekstensi 9.

Bahkan mantan Puteri Indonesia ini mengajak masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke situs resmi pemerintah di alamat covid19.go.id berisi paparan lengkap penanganan Covid-19. Sebagai penutup, Reisa menegaskan jadilah orang baik dan bijak bukan menjadi penyebar berita hoaks. "Lebih baik mencerna informasi lebih baik, kan. Daripada panik atau bahkan menjadi penyebar hoaks," pungkasnya.