Duel Dua Tim Pemuncak Klasemen Liga Inggris Liverpool vs Tottenham Hotspur

Jurgen Klopp
Jurgen Klopp (Foto : )
Duel dua tim pemuncak Klasemen Liga Inggris Liverpool vs Tottenham Hotspur. Manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan Jose Mourinho berhasil merubah Tottenham Hotspur menjadi mesin perang.
Duel panas Antara pimpinan klasemen sementara Liga Inggris Tottenham Hotspurs menghadapi tim peringkat dua Liverpool akan terjadi di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris Kamis 17 Desember 2020 dini hari Wib.Duel seru antara Tottenham Hotspurs menghadapi Liverpool juga menjadi pertarungan adu strategi antara pelatih Tottenham Jose Mourinho melawan arsitek Liverpool Juergen KloppJelang bigmatch melawan Tottenham Hotspurs di Anfield, Juergen Klopp melemparkan sanjungan kepada lawannya tersebut. Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyebut Jose Mourinho telah berhasil membentuk Tottenham Hotspur seperti sebuah mesin yang berorientasi pada hasil, yaitu kemenangan.Mourinho dikenal sebagai pelatih yang tidak ingin main indah tapi hanya meraih hasil seri, apalagi kalah. Harry Kane, Son Heung Min dan kawan kawan kini selalu turun lapangan dengan ambisi memetik kemenangan. Tidak perduli main di kandang lawan, apalagi main di kandang sendiri, The Lilywhites harus menang.Kini Liverpool bakal menjamu Tottenham Hotspurs di Anfield, Kamis (16/12) dini hari WIB, dalam laga yang berpotensi krusial dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. Pasalnya kedua tim duduk di puncak klasemen Liga Inggris dengan sama-sama mengumpulkan 25 poin dari 12 laga.Tottenham Hotspurs unggul selisih gol sehingga duduk di puncak klasemen sementara Liga Premier. Jika terus mempertahankan posisi ini hingga akhir musim, Hotspura bakal meraih gelar liga Inggris untuk pertama kalinya sejak 1961. Dan ini menjadi ambisi besar sang pelatih yang dikenal dengan julukan The Special One.Joergen Klopp menilai kebangkitan Tottenham Hotspurs musim ini tidak bisa dilepaskan dari polesan tangan dingin Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal tersebut benar benar telah membuat tim asal London Utara itu bertransformasi menjadi mesin perang yang handal sejak kedatangannya pada November 2019 lalu."Dia [Mourinho] telah membuat Spurs menjadi sebuah mesin yang berorientasi pada hasil," kata Klopp dalam jumpa pers."Begitulah. Mereka meraih banyak hasil bagus. Jika mereka sedang tidak dalam performa bagus, mereka tetap menang dan mampu bertahan secara kolektif. Apa yang telah dilakukannya di Tottenham sangat impresif dan cara mereka bermain di musim ini juga sangat bagus," tutur Juergen Klopp.Klopp juga menyebut jika permainan Spurs memiliki kemiripan dengan Liverpool, terutama dalam cara membangun serangan dan tipe pemain yang dimiliki. Hotspurs memiliki striker Harry Kane, gelandang serang Heung min Son, dan Pierre-Emile Hoejbjerg. Sementara Liverpool mempunyai striker Roberto Firmino dan Mohammed Salah serta Sadio Mane."Ada Harry Kane yang mau turun ke belakang seperti Bobby Firmino, mereka bermain memakai dua winger dan seorang gelandang ofensif seperti [Tanguy] Ndombele dan [Giovani] Lo Celso. Mereka bermain sepakbola dengan baik. Mustahil duduk di puncak klasemen dengan cuma mengandalkan serangan balik," tutur Juergen Klopp menganalisis kekuatan calon lawannya.Ditanya soal Harry Kane dan Son Heung-min, yang telah menyumbangkan banyak gol dan assist di musim ini, Klopp menilai Spurs tidak cuma bergantung pada duet penyerang mautnya itu."Jika kami mampu membungkam mereka [Kane dan Son], Spurs masih punya banyak pemain bagus di semua lini. [Steven] Bergwijn memegang peran penting, Ndombele sekarang sudah 100 persen. Lalu, masih ada Lo Celso, Moussa Sissoko dan Pierre-Emile Hojbjerg di lini tengah. Hugo Lloris juga kiper top," urai Juergen Klopp.Untuk mematikan serangan dan ancaman berbahaya dari Hotspurs, Juergen Klopp sudah menyiapkan strategy untuk mematikan dua pemain kunci utama The Lilywhites yaitu Harry Kane dan Son Heung Min. Jika mereka bisa terus dimatikan dan jarang mendapatkan bola, praktis ancaman Spurs ke gawang The Reds akan berkurang."Ketika menghadapi Tottenham, Anda harus memastikan Kane dan Son tidak banyak memegang bola. Kerjasama mereka langsung klik, tapi masih ada banyak hal bagus lain dari Tottenham. Mereka sedang dalam momen bagus."