Penampakan Sholat Tarawih Perdana di Masjid Tertua di Mamuju yang Dipadati Seribuan Jamaah

Penampakan Sholat Tarawih Perdana di Masjid Tertua di Mamuju (Foto : antvklik-Gusni Kardi)

AntvSholat Tarawih perdana pada bulan Ramadan 1444 Hijriyah di Masjid tertua di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yakni Masjid Jami Nurul Muttahida, dipadati seribuan jamaah.

Diketahui, Masjid Jami Nurul Muttahid dibangun tahun 1928 oleh KH Muhammad Tahir Imam Lapeo, selalu dipadati jamaah setiap pelaksanaan Sholat Tarawih.

Kapasatias Masjid Jami Nurul Muttahida ini sekitar seribuan orang sehingga umat muslim yang mengikuti shalat tarawih memadati masjid tertua tersebut.

Ketua Pengurus Pembangunan Masijid Jami Nurul Muthahida Mamuj, Mustafa Kampil dalam sambutannya sebelum digelar Sholat Tarawih perdana, mengungkapkan bagaimana menciptakan ibadah yang khusu' selama Bulan Ramadan.

"Jamaah yang datang di masjid datang bersama anaknya, tolong anaknya diawasi anaknya. Bagi jamaah yang menggunakan hp saat shalat, tolong hp-nya didiamkan terlebih dahulu," kata Mustafa Kampil dalam sambutannya.

Setelah mendengarkan tausiah yang disampaikan Ustadz Syamsul Alam Arsad, selanjutnya dilanjutkan dengan sholat tarawih 8 rakaat.

Seribuan umat muslim yang memadati Masjid Jami Nurul Muttahidah mengikuti prosesi sholat tarawih dengan khusu.

Setelah menggelar Sholat Tarawih 8 rakaat,  sebagian umat islam di Masjid Jami Nurul Muttahida melanjutkanya dengan shalat witir.  

Usai sholat Witir sebagian jamah yang ada di Masjid Jami Nurul Muttahid melanjutkan shalat tarawih 20 rakaat.

Suasana tarawih perdana di Masjid Jami Nurul Muttahidah tersebut di warnai dengan khusu. Umat Islam mengikuti semua prosesi sholat tarawih secara tertib dan khidmat.