Sinopsis Sinema Pagi ANTV, 'Nada dan Dakwah': Kisah Rhoma Irama Tumpas Mafia Tanah

Sinopsis Sinema Pagi ANTV, 'Nada dan Dakwah': Kisah Rhoma Irama Tumpas Mafia Tanah
Sinopsis Sinema Pagi ANTV, 'Nada dan Dakwah': Kisah Rhoma Irama Tumpas Mafia Tanah (Foto : Instagram @antv_official)

Antv – ANTV, selalu menghadirkan tayangan-tayangan seru untuk menghibur pemirsa di rumah. Termasuk Sinema Pagi ANTV, ''Nada dan Dakwah' yang dibintangi Raja Dangdut Rhoma Irama dan Ida Iasha, serta didukung oleh dai kondang KH. Zainuddin MZ.
 
Pada tahun 1991, Indonesia menyaksikan kelahiran sebuah karya seni yang memukau hati dan merangkul jiwa, yaitu film drama religi berjudul 'Nada dan Dakwah'.

Dengan sentuhan sutradara handal Chaerul Umam, film ini tidak hanya mempersembahkan kisah dramatis yang memikat, tetapi juga membawa pesan moral yang mendalam.

Rhoma Irama, sebagai tokoh utama Rhoma, tampil mengesankan dengan peran yang menggambarkan kekuatan iman dan keberanian.

Ida Iasha sebagai Ratna memberikan nuansa kelembutan yang kontras dengan keteguhan moral yang diusung oleh tokoh Rhoma.

Deddy Mizwar sebagai H. Murad menjelma sebagai pilar kearifan lokal yang berjuang untuk melindungi nilai-nilai tradisional.
 
Lantas bagaimana jalan cerita film '''Nada dan Dakwah' Rhoma Irama selengkapnya?

Berikut sinopsisnya:

Kisahnya berpusat di Desa Pandanwangi, sebuah tempat yang mendadak dilanda kegelisahan ketika kabar mengenai pembelian tanah oleh seorang konglomerat bernama Bustomi (W.D. Mochtar) mencuat ke permukaan.

Rencananya untuk membangun pabrik dan tempat hiburan di tanah tersebut menimbulkan konflik antara penduduk dan kaki-tangan sang konglomerat.

Konflik ini tidak hanya berkutat pada masalah kepemilikan tanah, tetapi juga memperlihatkan pertarungan moral.

Rencana membangun tempat hiburan dan biliar di desa tersebut mengejutkan masyarakat, memaksa mereka untuk berhadapan dengan nilai-nilai yang mereka anut.

Pimpinan pesantren setempat, H. Murad (Deddy Mizwar), bersama Rhoma (Rhoma Irama), berusaha keras untuk menyadarkan penduduk akan bahaya menjual tanah mereka.

Upaya mereka bukan hanya sekadar mencegah transaksi jual beli, tetapi juga menghalangi berdirinya tempat hiburan yang dianggap merusak moralitas masyarakat.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Saksikan Sinema Pagi ANTV ''Nada dan Dakwah', yang akan tayang Kamis, 8 Februari 2024, mulai pukul 08.30 WIB hanya di ANTV.


Cara Memasang STB (Set Top Box) ke TV
 
Ingin menyaksikan tayangan ANTV yang lebih jernih? Segera migrasi siaran TV analog ke siaran digital atau Analog Switch Off (ASO) untuk seluruh televisi di wilayah Jabodetabek.

ANTV yang saat ini mengudara di digital Channel 26 siap memberikan tayangan dengan kualitas yang lebih bersih, jernih, dan canggih.

Jika belum berhasil menemukan siaran digital ANTV, dapat melakukan scan ulang dengan menggunakan metode manual scan ulang.

Caranya masukkan frekuensi Jakarta UHF 34, Bandung UHF 38, Semarang UHF 39, Yogyakarta UHF 35, dan Surakarta UHF 35. Pastikan antena dalam kondisi baik dan di posisi yang benar.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan siaran digital, dapat menggunakan STB (Set Top Box) bersertifikat.

Berikut panduan dalam memasang STB:

- Siapkan STB dan antena
- Jangan lupa pastikan TV dalam mode AV
- Pindahkan konektor antena biasa dari TV ke STB
- Pasang kabel RCA atau video audio sesuai dengan warnanya di TV dan STB
- Nyalakan STB
- Atur LCN dalam keadaan hidup agar langsung memperoleh Channel 26 ANTV
- Masukan kode area atau kode pos daerah tempat tinggal
- Klik pencarian otomatis
- TV digital siap ditonton.