Sambut Imlek, Inilah Asal-usul, Makna, Jumlah dan Tips Memberi Angpao yang Tepat

Ilustrasi angpao
Ilustrasi angpao (Foto : Freepik/ freepik)

Antv – Ketika berbicara tentang kebudayaan Tiongkok, tak lengkap rasanya bila tak membahas budaya memberikan amplop merah atau angpao. Terlebih, tahun baru Imlek 2023 sudah di depan mata.

Amplop merah dalam bahasa Mandarin disebut sebagai hongbao, dalam bahasa Kanton disebut lai see, dan dalam bahasa Hokkien disebut ang pow.

Angpao merupakan hadiah berupa uang yang dimasukkan ke dalam amplop kertas merah berornamen khas China.

Budaya memberikan amplop merah seperti ini dilakukan pada beberapa acara penting, seperti Tahun Baru Imlek, ulang tahun, dan pernikahan di China serta beberapa negara Asia lainnya sebagai simbol ucapan selamat.

Warna merah melambangkan energi, kebahagiaan, dan keberuntungan dalam budaya Tionghoa. Amplop merah tradisional sering dihiasi dengan kaligrafi dan simbol-simbol China yang indah.

Sebenarnya, arti penting amplop merah adalah kertas merahnya, bukan uang yang ada di dalamnya. Membungkus uang dalam amplop merah diharapkan dapat memberikan lebih banyak kebahagiaan dan keberkahan bagi penerimanya.

Lantas, seperti apa sih asal-usul, makna, dan serba-serbi informasi terkait angpao yang perlu kamu ketahui jelang perayaan Imlek tanggal 22 Januari 2023 mendatang?

Berikut ini penjelasan lengkap soal angpao dilansir dari Chinahighlights pada Kamis, 19 Januari 2023.

Asal-usul Angpao

img_title
Ilustrasi angpao. (Foto: Freepik/ freepik)

Kebiasaan memberikan angpao berasal dari beberapa cerita para tetua di Tahun Baru Imlek. Menurut legenda, ada iblis bernama Sui yang keluar untuk menakuti anak-anak saat mereka sedang tidur.

Untuk menjaga agar anak-anak tidak disakiti oleh Sui, orang tua akan menyalakan lilin dan begadang sepanjang malam Tahun Baru Imlek. Kurang lebih, begini bunyi kisah legenda yang beredar:

Pada suatu malam tahun baru, seorang  anak diberi 8 koin untuk dimainkan agar dia tetap terjaga. Anak itu membungkus koin-koin itu dengan kertas merah, membuka bungkusan itu, membungkusnya kembali, dan membukanya kembali sampai dia lelah dan tidur.

Kemudian, orang tuanya meletakkan bungkusan berisi 8 koin di bawah bantalnya. Ketiak Sui mencoba menyentuh kepalanya, 8 koin itu memancarkan cahaya yang kuat dan menakuti iblis itu. 8 koin itu ternyata adalah 8 peri.

Nah, sejak saat itulah pemberian amplop merah menjadi cara untuk menjaga keamanan anak dan membawa keberuntungan.

Makna Angpao

img_title
Ilustrasi angpao. (Foto: Freepik/ freepik)

Anpao adalah hadiah tradisional untuk anak-anak atau orang tua selama perayaan Tahun Baru Imlek. Di Tiongkok, amplop merah disebut ya sui qian (压岁钱 /yaa sway chyen/), yang artinya ‘menekan uang sui (setan)’. 

Dengan budaya memberi dan menerima angpao, diharapkan dapat berharap tahun-tahun ke depannya akan aman dan damai.

Umumnya, pada malam Tahun Baru Imlek, anak-anak kecil dan para cucu memberikan harapa terbaik mereka kepada orang tua dan kakek nenek mereka.

Sebagai imbalannya, kakek nenek dan para orang tua menghadiahkan anak dan cucu mereka dengan amplop merah berisi uang agar mendapatkan keberuntungan di tahun yang baru.

Orang tua dan kakek nenek juga menerima amplop merah yang diberikan oleh anak atau cucu mereka yang sudah dewasa sebagai cara untuk mengirimkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kesehatan mereka.

Waktu yang Tepat untuk Memberi Angpao

img_title
Ilustrasi angpao. (Foto: Freepik/ our-team)

Secara tradisional, jika kamu sudah mulai menghasilkan uang, maka itulah saat yang tepat untuk memulai pengalamanmu memberikan angpao tahun baru Imlek.

Namun, ada pula kebiasaan yang mengajarkan bahwa jika belum menikah, maka seseorang belum perlu memberikan angpao pada orang lain.

Amplop merah biasanya diberikan dan diterima hanya di antara keluarga. Sementara itu, di beberapa daerah, amplop merah diberikan pada siapapun tak terbatas hubungan famili.

Nominal yang Tepat untuk Angpao

img_title
Ilustrasi angpao. (Foto: Freepik/ jcomp)

Saat merayakan Imlek bersama keluarga dan teman, bersiaplah dengan segenggam amplop merah berisi uang dalam jumlah yang bervariasi.

Jumlah uang yang diberikan disesuaikan dengan hubungan kekerabatanmu dengan si penerima. Semakin dekat hubunganmu dengan dia, semakin banyak uang yang diberikan.

Berikut ini aturan nominal dalam pemberian angpao:

Untuk anak-anak sendiri: 100 yuan (Rp223 ribu) hingga jumlah yang kamu ingin berikan

Untuk orang tua (terutama orang tua dan kakek nenek): 500-2000 yuan atau senilai Rp1,1 juta – Rp4,5 juta

Untuk anak muda (tanpa penghasilan atau masih sekolah: 50-200 yuan atau senilai Rp115 ribu – Rp450 ribu

Untuk anak selain keluarga: siapkan beberapa amplop merah kecil berisi 20 yuan atau 50 yuan Rp45 ribu – Rp100 ribu

Untuk karyawan: 100-1000 yuan atau senilai Rp223 ribu – Rp2,3 juta

Tips Memberi dan Menerima Angpao

img_title
Ilustrasi angpao. (Foto: Freepik/ pressfoto)
 
Dalam pemberian dan penerimaan amplop merah ternyata ada aturan tersendiri sesuai dengan kebudayaan Tiongkok. Seperti apa? Simak tipsnya berikut ini!

Tips Memberi Angpao

  1. Berikan uang baru, bukan uang lama yang lusuh karena dianggap tidak sopan
  2. Hindari memberikan uang koin dalam amplop
  3. Hindari nominal 4 atau yang mengandung angka 4. Lebih baik, berikan uang dengan nominal yang mengandung angka 8
  4. Siapkan amplop merah dan selalu bawa beberapa amplop selama 16 hari tahun baru Imlek, sejak malam tahun baru hingga festival lentera
  5. Sebaiknya bedakan gambar amplop sesuai dengan kategori nominal agar tidak tertukar

Tips Menerima Angpao

  1. Selalu terima amplop merah dengan dua tangan karena menerima dengan satu tangan dianggap tak sopan
  2. Saat menerima amplop merah, ucapkan terima kasih dan sampaikan kalimat yang menyenangkan serta doa baik bagi si pemberi
  3. Jangan pernah membuka amplop merah di depan pemberi