Bertemu Komite Olimpiade China, NOC Indonesia Soroti Strategi Sukses Olahraga China

NOC Indonesia Soroti Strategi Sukses Olahraga China
NOC Indonesia Soroti Strategi Sukses Olahraga China (Foto : NOC Indonesia/Hendri Rahman)

AntvKomite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyoroti dua hal penting yang dilakukan China dalam membangun prestasi olahraga di kancah dunia. Kedua hal itu adalah sistem kompetisi berjenjang yang beracuan dengan standar dan peraturan Federasi Internasional (IF) serta membangun olahraga melalui jalur pendidikan.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan hal tersebut usai bertemu dengan Wakil Ketua COC Zhou Jinqiang di China House, Hangzhou, pada Kamis, 05 Oktober 2023. Dalam pertemuan tersebut NOC Indonesia dan COC membicarakan perkembangan olahraga Asia, termasuk potensi kerja sama antar kedua negara.

Sebagai informasi, China merupakan salah satu negara terkuat di kancah olahraga dunia. Hingga kemarin, China unggul di puncak klasemen sementara dengan 179 keping emas, 99 perak, 55 perunggu.

“Sebagaimana arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo, kita ini harus mencari tahu guna mencari skema terbaik untuk olahraga Indonesia. NOC Indonesia memanfaatkan kesempatan seperti Asian Games guna mencari tahu, kenapa China sukses. Padahal, kulit kita sama, makanan mirip-mirip, tapi performa jauh berbeda,” kata Okto,sapaan karib Raja sapta, usai pertemuan.

“Di samping peran swasta yang dominan dalam memberikan sponsor terhadap olahraga,  ada dua hal penting yang dilakukan China. Pertama adalah sekolah. China memiliki sekolah olahraga yang menerapkan sistem boarding school, dan juga adanya Universitas Olahraga. Atlet yang menjadi juara Olimpiade langsung mendapat gelar profesor dan juara dunia mendapat gelar Associate Professor.”

img_title
NOC Indonesia Soroti Strategi Sukses Olahraga China. (Foto: NOC Indonesia/Hendri Rahman)

Disamping itu, Okto mengatakan, hal terpenting adalah membangun kompetisi berjenjang yang inline dengan dengan aturan Federasi Internasional. Sebab, regulasi olahraga dunia tersebut menjadi pondasi utama untuk bersaing di level internasional.