Tyas Mirasih Ungkap Penyakit yang Diderita Sang Ibunda Sebelum Meninggal Dunia

Tyas Mirasih
Tyas Mirasih (Foto : Instagram @tyasmirasih)

Antv – Suasana duka kini masih menyelimuti keluarga Tyas Mirasih pasca sang ibunda meningal dunia pada hari ini, Rabu, 24 Mei 2023.

Ibunda Tyas Mirasih, Hedy Elias, meninggal di usia 63 tahun dan telah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Kepada awak media usai pemakaman sang ibunda, Tyas bercerita mengenai penyakit yang diderita almarhumah ibunya.

Sebelum meninggal dunia, ibunda Tyas sudah dirawat secara intensif di rumah sakit selama 49 hari. 

"Sampai hari ini tanggal 24 Mei 2023, mamah udah 49 hari dirawat di rumah sakit intensif," kata Tyas Mirasih.

 

img_title
Ibunda Tyas Mirasih meninggal dunia. (Foto: VIVA)

 

Tyas lebih lanjut mengungkap bahwa sang ibunda mengidap diabetes dan hipertensi. Bahkan, almarhumah juga mengidap sakit ginjal hingga akhirnya jadi komplikasi. 

Tyas selama ini fokus ke penyembuhan penyakit diabetes dan hipertertensi yang diidap sang ibu. Untuk ginjal, baru disadari beberapa waktu belakangan ini.

"Mama itu memang ada penyakit bawaan diabet dan hipertensi cuman ternyata kita agak miss di ginjal. Akhirnya jadi komplikasi semua," kata Tyas. 

“Memang sudah ada penyakit bawaan. Jadi kita genetik diabet ada hipertensi. Jadi kita fokus selama ini ke diabetnya, hipertensinya. Nah kita agak miss di bagian ginjal," tambahnya. 

 

img_title
Ibu Tyas Mirasih Meninggal Dunia. (Foto: Instagram @tyasmirasih)

 

Tyas berharap, apa yang dialaminya ini bisa menjadi pembalajaran bagi banyak pihak untuk lebih aware lagi.

Tyas baru tahu ginjal ibunya bermasalah saat melakukan pengecekan di rumah sakit, saat itu kondisi kesehatan ibunya sedang menurun.

"Mungkin pelajaran juga buat teman-teman semua agak lebih aware lah. Mungkin aku sama keluarga kurang edukasi masalah gagal ginjal. Jadinya kita agak terlambat pas tiba-tiba mamah akhirnya kondisi mamah makin menurun dan dibawa ke RS pas dicek, ginjalnya bermasalah dan jadi komplikasi," katanya. 

"Sudah terlalu chaos istilahnya di badannya, udah ruwet. Dokter pun mau nyoba nyelamatin yang ini tapi yang ini kena, obat-obatan kan masuk terus kan. 49 hari bukan waktu yang sebentar," sambung Tyas Mirasih.