KROSCEK: Hati-hati Pendaftaran Vaksin Gratis Lewat NIK Terintegrasi Data Diri dan Data Bank

fi
fi (Foto : )

Hingga saat ini persiapan SIN masih dalam pengumpulan dan pengintegrasian data. Namun nomor akun masih berbeda dalam setiap akun layanan. Jadi hingga saat ini NIK belum terintegrasi dengan data terkait akun atau data bank. Kemudian terkait pendaftaran vaksin gratis lewat NIK di situs pedulilindungi.id/cek-nik, program tersebut adalah resmi dari pemerintah untuk mengecek daftar prioritas calon penerima vaksin. Dilansir dari tribunnews.com, Pemerintah akan memulai program vaksinasi Covid-19 pada awal tahun 2021.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan Short Message Service (SMS) blast secara serentak kepada seluruh penerima vaksin Covid-19 yang telah terdaftar pada tahap pertama.

Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pengiriman pemberitahuan SMS dilakukan serentak mulai Kamis, 31 Desember 2020. Dilansir kompas.com, Adapun informasi mengenai penerima vaksinasi Covid-19 juga dapat diakses melalui situs resmi Peduli Lindungi, pedulilindungi.id.

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, penerima SMS dari Kemenkes nantinya juga akan mendapatkan link ke situs resmi tersebut. "Iya dari SMS akan ada link ke situs tersebut," kata Nadia.  Nadia menjelaskan, masyarakat dapat memasukkan NIK ke situs resmi tersebut. Nantinya, akan muncul verifikasi dengan informasi NIK yang dimasukkan berhak menerima vaksinasi Covid-19 secara gratis atau tidak.

 Dari kroscek dan penjelasan di atas dapat disimpulkan, klaim pendaftaran gratis vaksin menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) nantinya akan terintegrasi dengan data diri dan data bank, adalah tidak benar. Faktanya, hingga saat ini persiapan SIN masih dalam pengumpulan dan pengintegrasian data.

Namun nomor akun masih berbeda dalam setiap akun layanan. Kemudian pendaftaran vaksin gratis lewat NIK di situs pedulilindungi.id/cek-nik, merupakan program resmi dari pemerintah untuk mengecek daftar prioritas calon penerima vaksin. Informasi termasuk dalam kategori fabricated content atau konten palsu.

Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta.