92 Pengungsi Wamena Tiba di Lanud Malang, Akan Dipulangkan Ke Tempat Asal

hercules
hercules (Foto : )
Gelombang kedatangan pengungsi dari Wamena, Papua, terus berdatangan, dengan menumpang pesawat Hercules, puluhan warga mendarat di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebelum nantinya akan diantarkan ke kota asal mereka.Petugas kesehatan menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh, untuk mendeteksi pengungsi yang butuh perawatan segera.Untuk ketiga kalinya pesawat Hercules membawa pengungsi Wamena yang mayoritas asal Jawa Timur, mendarat di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (9/10/2019).Setibanya di Lanud Abdulrachman Saleh malang, ke-92 orang pengungsi yang sebagian diantaranya adalah anak-anak dan balita, menjalani pemeriksaan identitas, mengetahui daerah asal atau daerah tujuan mereka nantinya di provinsi Jawa Timur.Tak hanya itu, para pengungsi yang mayoritas berasal dari Jawa Timur diantaranya Surabaya, Sidoarjo, lumajang, Jember, Madiun dan Pulau Madura, wajib melalui alat deteksi panas tubuh.“Dua orang dengan suhu tubuh lebih dari 39 derajat celcius terdeteksi dan mengaku sempat dirawat di rumah sakit karena menderita penyakit tipes dan demam,” tutur Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo, Diana Zakaria.Para pengungsi kerusuhan Wamena, Papua mengaku bersyukur dapat meninggalkan Wamena dan kembali ke daerah asal masing-masing.Salah seorang pengungsi bernama  Mia Pardede mengaku trauma dengan kejadian kerusuhan di Wamena.“Saya dan anak-anak berencana akan tinggal di kota asalnya Medan, untuk sementara waktu. Sementara sang suami tetap tinggal di Wamena. Nantinya, saat kondisi keamanan Wamena dan Papua sudah kembali kondusif dan aman, rencananya bakal kembali ke wamena,” ujar Mia Pardede, salah seorang pengungsi asal Medan.Hingga kini pemulangan yang ketiga kalinya di Lanud Abdulrachman Saleh ini, tercatat sedikitnya 350 pengungsi Wamena, telah tiba  ke Malang.
Edy Cahyono | Malang