Proses Uji Coba Kereta Tanpa Awak (Sky Train) di Bandara Soetta

sky train (Foto : )

www.antvklik.com - Angkasa Pura dua mulai melakukan uji coba pengoperasian kereta tanpa awak di terminal tiga, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin siang , hingga satu bulan kedepan direncanakan pada pertengahan bulan September kereta tanpa awak telah mampu mengangkut penumpang, dari terminal tiga dan dua.Sedangkan, secara keseluruhan kereta tanpa awak yang menghubungkan seluruh terminal bandara ini , ditargetkan akan beroperasi pada bulan November 2017 mendatang .Seperti inilah uji coba kereta tanpa awak atau sky train yang dilakukan PT. Angkasa Pura dua dan Dirjen KeretaAapi Kementrian Perhubungan, di terminal tiga Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang , Banten.Uji coba dilakukan dalam jarak tempuh tertentu, untuk mengetahui kemampuan operasional kereta tanpa awak tersebut, sekaligus menguji coba lintasan serta infrastruktur, yang kini pembangunan infrastruktur telah mencapai tahap 65 persen .Dalam kesempatan ini, turut dilakukan simukasi standar opetasional prosedur apabila terjadi kondisi darurat.Uji coba akan berlangsung selama satu bulan kedepan, sambil mengebut penyelesaian pengerjaan infrastruktur lintasan dan stasiun, dari terminal dua hingga terminal 3 selesai dikerjakan.Untuk tahap awal pada 17 September mendatang kereta tanpa awak direncanakan akan uji coba mengangkut penumpang dari kedua terminal tersebut.Sedangkan, secara keseluruhan kereta tanpa awak atau sky train akan beroperasi pada bulan november 2017 mendatang, dengan menghubungkan terminal satu dua dan tiga, serta stasiun kereta api bandara Soetta.Sejauh ini seluruh armada kereta tanpa awak atau sky train telah didatangkan dan berada di terminal tiga Bandara Soekarno hatta, dimana setiap rangkaian kereta akan berisi dua gerbong dan mampu mengangkut 176 penumpang.Nantinya, penumpang tidak akan dipungut biaya atau gratis untuk menumpang kereta tanpa awak, dimana dalam setiap lima menit akan tersedia dan mengelilingi bandara.Sky Train Bandara Beroperasi, Investasi  Rp 950 MiliarBandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten  kini mengoperasikan   Automated People Mover System (APMS) moda transportasi antarterminal berbasis kereta tanpa pengemudi (driverless) atau Skytrain.Head of Corporate Secretary & Legal Bandara Soeta Agus Haryadi di Tangerang, beroperasinya menggunakan satu  trainset  yang terdiri dari dua kereta dengan kapasitas total menampung 176 orang untuk perpindahan penumpang pesawat atau pengunjung bandara dari Terminal 2 ke Terminal 3 maupun sebaliknya.Headway Skytrain telah dicanangkan waktu tempuh lima menit dari Terminal 1 ke Integrated Building. Sedangkan dari Terminal 2 ke Terminal 3, akan ditempuh dalam waktu tujuh menit.Untuk memberikan informasi jadwal atau waktu kedatangan Skytrain, telah disiapkan aplikasi Indonesia Airport yang dapat diakses melalui smartphone .Nilai investasi Skytrain ini mencapai Rp 950 miliar yang terdiri dari investasi pengadaan trainset dan investasi pembangunan infrastruktur.Pengadaan trainset Skytrain beserta teknologi di dalamnya disiapkan oleh PT LEN Industri (Persero) dan Woojin asal Korsel dengan nilai investasi yang dikeluarkan PT Angkasa Pura II (Persero) sebesar Rp 530 miliar.Skytrain ini dilengkapi sistem  automated guideway transit