Bikin Ngeri Warga, Tanah Sepanjang 150 Meter Bergerak Akibat Hujan Deras

Bikin Ngeri Warga, Tanah Sepanjang 150 Meter Bergerak
Bikin Ngeri Warga, Tanah Sepanjang 150 Meter Bergerak (Foto : antvklik-Ronaldo Bramantyo)

AntvTanah sepanjang 150 meter longsor dan bergerak bikin ngeri warga Dukuh Dempel, Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang, Wonosobo. Jawa Tengah, Kamis sore (4/5/2023).

Hujan dengan intensitas tinggi yang menguyur wilayah Wonosobo jadi penyebab bencana tanah longsor dan tanah gerak itu.

“Hujan pada Rabu (03/05) membuat tebing setinggi 12 meter dan  panjang 15 meter longsor. Kemudian Kamis (04/05) hujan lebat dari pukul 13.00 WIB sampai 16.30 WIB terjadi longsor susulan, juga membuat tanah sepanjang 150 meter retak,” ujar Kepala BPBD Wonosobo, Bambang Triyono.

Dari kejadian tersebut diketahui 1 rumah dan 1 bangunan madrasah terdampak  bencana tanah gerak. Tak hanya merusak pemukiman dan fasilitas publik, tanah gerak juga membuat saluran irigasi milik warga sekitar amblas.

“Ada 1 rumah dan madrasah yang terdampak, kemudian yang terancam ada 2 rumah warga. Tanah gerak juga merusak saluran irigasi dan kolam ikan milik warga,” tambahnya.

Sementara itu Bambang juga menambahkan beberapa upaya telah dilakukan oleh pihak BPBD serta tim relawan yakni dengan melakukan gotong royong serta memasang BPBD Line disekitar lokasi tanah gerak.

“Selain memasang BPBD line, kami juga menghimbau kepada warga setempat agar tidak mendekat ke lokasi tanah gerak dan sementara pemilik rumah yang terancam sudah kami himbau untuk mengungsi di rumah saudara karena kondisinya masih cukup berbahaya,” terangnya.

 Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian akibat bencana tanah gerak tersebut ditaksir mencapai Rp 100 juta rupiah.

“Alhamdullilah tidak ada laporan korban jiwa, tapi kerugian taksirannya sampai Rp 100 juta,” pungkas Bambang.