Jatuh Setiap Tanggal 12 November, Inilah Sejarah Hari Ayah Nasional

Hari Ayah Nasional (Foto : Freepik/freepic.diller)

 

Hari Ayah Nasional. (Foto: Freepik/prostooleh)

Deklarasi Hari Ayah Nasional digabung dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan "Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya". Di hari yang sama, deklarasi Hari Ayah juga digaungkan di Maumere, Flores, NTT.

Salah satu agenda disana meluncurkan buku "Kenangan untuk Ayah" yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.

Setelah deklarasi, PPIP mengirimkan buku tersebut beserta piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden RI yang saat itu dijabat oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tak hanya Presiden, PPIP juga mengirimkan buku ke bupati di 4 penjuru Indonesia diantaranya Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. Sejak saat itulah, setiap tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional hingga saat ini.

Hari Ayah Nasional berbeda dengan Hari Ayah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 Juni. Beberapa negara juga memiliki peringatan Hari Ayah tersendiri dengan tanggal yang berbeda-beda, termasuk di Indonesia.