Kampanye Gerakan Nasional Bioskop Sadar Sensor Mandiri

Lembaga Sensor Film dan GPBSI Galakkan Kampanye (Foto : antvklik-Gofur)

Sementara itu, ketua GPBSI, Djonny Syafruddin beserta seluruh perwakilan perusahaan bioskop yang hadir, Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis, yang turut hadir menyatakan mendukung penuh gerakan nasional budaya sensor mandiri, yang diinisiasi LSF.

“Pada prinsipnya bioskop seluruh indonesia mendukung penuh LSF ga usah khawatir itu aja… Kalau yang bangkang kasih tau saya, mau panjang ga bioskopnya, ga, susah amat ya kan? Karena ini masalah moralnya tinggi banget gitu lho.” ujar Djonny Syafruddin - Ketua GPBSI.

Selama ini sebenarnya pihak pengelola bioskop sudah melakukan berbagai cara, untuk memberikan informasi terkait film dan penggolongan usia penontonnya. Seperti penayangan telop sebelum pemutaran film, berisi informasi mengenai judul film, durasi, nomor surat tanda lulus sensor, dan klasifikasi usia. Namun, akan lebih baik jika masyarakat sudah teredukasi sebelum datang ke bioskop.

Diharapakn dengan adanya bioskop sadar sensor mandiri, edukasi dan literasi tentang memilah memilih tontonan yang sesuai dengan usia, dapat tersampaikan dengan lebih menarik.