Indonesia Museum Awards 2023, Museum di Indonesia Bersiap Menyongsong Masa Depan

Indonesia Museum Awards 2023, Museum di Indonesia Bersiap Menyongsong Masa Depan (Foto : Penyerahan Anugerah oleh Prof Wiendu Nuryanti PhD kepada Perwakilan Ibu Mooryatie Sudibyo - Istimewa)

Antv – Perhelatan tahunan berskala nasional Indonesia Museum Awards kembali digelar. Ajang yang bertujuan memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap museum dan tokoh permuseuman Indonesia ini untuk tahun 2023 kembali dilaksanakan secara luring, seperti tahun lalu, dan kali ini mengambil tempat di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta. 

Tema yang diangkat ajang Indonesia Museum Awards 2023 adalah “Museum Next”, yakni bagaimana museum ke depan mampu berinteraksi dengan masyarakat, sehingga kebermanfaatannya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Khususnya masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, seperti lansia, anak-anak, wanita hamil, orang dengan penyakit generatif, dan orang-orang dengan kebutuhan khusus,” ungkap Dr Ciwuk Musiana Yudhawasthi, penggagas dan Ketua Pelaksana Indonesia Museum Awards 2023. Di masa depan, museum memang diharapkan tidak hanya sekadar memamerkan koleksi, tapi juga memiliki program yang memiliki hubungan kuat dengan kebutuhan masyarakatnya. Di negara-negara lain, ujar Musiana, museum sudah memiliki program yang secara khusus menyasar kelompok-kelompok tertentu, misalnya lansia, sehingga museum menjadi tempat untuk melakukan healing, menjadi tempat mengkespresikan karya dari orang-orang berkebutuhan khusus yang selama ini terkendala karena keterbatasan fisik. “Di museum disediakan tempat untuk mengekspresikan itu semua,” jelas Musiana.

Di Indonesia beberapa museum sudah mencoba melangkah ke arah sana. Misalnya, di Museum Tanah dan Pertanian, Bogor, terdapat program untuk para lansia belajar tentang kesehatan, seperti belajar makan secara sehat, pola hidup sehat dan kegiatan berkumpul bagi para lansia.

Selain itu di museum ini juga disediakan ruang untuk mementaskan karya-karya anak-anak berkebutuhan khusus.  

Di museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, juga terdapat program yang memberikan fasilitas khusus untuk tunanetra berekspresi melalui program peluncuran buku “Bandung Connection.”  

Bandung Connection merupakan buku panduan tentang wisata kota Bandung yang ditulis dengan huruf Braille. Sementara itu di Museum Sandi, Yogyakarta, juga membuat program pelatihan khusus untuk belajar bahasa isyarat bagi masyarakat umum.

Semua yang dilakukan para pengelola museum tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan.

“Perkembangan seperti ini yang memang kita harapkan, karena museum sudah seharusnya memiliki tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitarnya,” ujar Prof Wiendu Nuryanti, Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Awards 2023.  

Dengan perkembangan teknologi yang tersedia saat ini memungkinkan museum dapat memanfaatkannya untuk menciptakan inovasi dan kreativitas dalam membuat program-program publiknya.

Seperti yang dilakukan Mueum UGM yang baru-baru ini meluncurkan MAG+ atau Museum Automatic Guide Plus, yang merupakan aplikasi berbasis web development for user interface.

Dengan aplikasi ini pengguna dapat menggunakan perangkat digital, misal ponsel pintarnya, untuk mengakses informasi tentang koleksi yang dipamerkan di Museum UGM melalui pemindai QRcode yang disematkan pada setiap koleksi.

MAG+ memiliki kelebihan dapat menyediakan informasi tanpa batas, yang dikembangkan mulai dari deskripsi  koleksi bilingual dalam bentuk narasi verbal dan audio, penjelasan komprehensif tentang koleksi baik secara naratif, video dan/atau animasi, riset terkait dengan koleksi yang bersangkutan, hingga link publikasinya.

Dengan begitu, MAG+ dapat pula dikembangkan menjadi digital library. Pengunjung Museum UGM dapat menggunakan pemindai  QRcode  untuk mengakses informasi sesuai kebutuhannya, baik informasi dasar maupun informasi yang komprehensif.  

Dengan langkah-langkah yang dilakukan pengelola museum tersebut, tampaknya museum cukup siap menyongsong perkembangan zaman, sehingga museum selalu dapat beradaptasi dengan baik dengan kebutuhan masyarakatnya. Dengan demikian, Museum Selalu di Hati...!

DAFTAR NOMINASI DAN PERAIH INDONESIA MUSEUM AWARDS 2023

Museum Cerdas: Pemanfaatan teknologi

1. Indonesian Islamic Art Museum
2. Museum Bale Panyawangan Diorama Purwakarta
3. Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama
4. Museum UGM
5. UPTD Museum Kabupaten Subang
Peraih: Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama

Museum Bersahabat:  Memiliki banyak mitra, terbuka untuk bekerjasama

1. Cemara 6 Galeri – Toeti Heraty Museum
2. Museum Aceh
3. Museum Jawa Tengah Ranggawarsita
4. Museum Kebaharian Jakarta
5. Museum Konperensi Asia Afrika Bandung
6. Museum Sonobudoyo
Peraih: Museum Kebaharian Jakarta

Museum Lestari: Upaya konservasi tangible dan intangible

1. Museum Adityawarman
2. Museum Daerah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
3. Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan
4. Museum Mpu Tantular Jatim
5. Museum Prabu Geusan Ulun
6. UPTD Museum Negeri Gayo Takengon Aceh
Peraih: Museum Adityawarman

Museum Inovatif: Interpretasi koleksi dengan cara-cara baru

1. iMuseum IMERI FKUI
2. Museum & Galeri Satwa Liar Dunia Medan (Museum Rahmat)
3. Museum MACAN
4. Museum Ullen Sentalu
5. Museum Pleret
Peraih: Museum & Galeri Satwa Liar Dunia Medan (Museum Rahmat)

Museum Kreatif: Program publik yang menarik untuk beragam segmen masyarakat.

1. Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asya’ri
2. Museum Pendet Bali
3. Museum Sandi
4. Museum Tanah & Pertanian
5. Museum Monumen Yogja Kembali
Peraih: Museum Monumen Yogya Kembali

Museum Inspiratif: Penataan koleksi memicu inspirasi

1. Museum Anatomi FKIK Unika Atmajaya
2. Museum HOS Tjokroamninoto Surabaya
3. Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta Bukit Tinggi
4. Museum Sangiran
5. Museum Semarajaya Klungkung Bali
6. Museum Taruna Abdul Djalil Magelang
Peraih: Museum Taruna Abdul Djalil Magelang

Museum Komunikatif: Penguasaan terhadap komunikasi museum  baik  secara tradisional maupun digital serta memanfaatkan peran public relation dalam mengkomunikasikan museum

1. Museum Bank Indonesia
2. Museum Gedung Sate
3. Museum Rumah Atsiri
4. Museum Tumurun
5. Museum Sabang
Peraih: Museum Rumah Atsiri

Museum Unik: Ide koleksi tidak terpikirkan oleh orang lain, tidak ada yang sama

1. DUVER: Museum Tikus, Kelelawar & Serangga B2P2VRP
2. Museum Gedong Kirtya Bali
3. Museum Kretek Kudus
4. Museum Panji Malang
5. Museum Tembakau Jember
Peraih: Museum Panji Malang