Dua Warga Nyaris Jadi Korban Keganasan Komplotan Geng Motor yang Menyasar ke Permukiman

Dua Warga Nyaris Menjadi Korban Keganasan Komplotan Geng Motor (Foto : antvklik-Pujiansyah)

AntvKomplotan geng motor kembali berulah menebarkan keganasannya, membuat dua warga Jalan H. Said, Kota Baru, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, nyaris menjadi korban, Selasa dini hari (23/5/2023), sekitar pukul 03.00 WIB.

Warga sekitar bernamaa Aden Maulana mengatakan, peristiwa aksi brutal anggota geng motor itu terjadi saat kedua warga mengendarai sepeda motor berboncengan usai membeli makan di dekat Pasar Tugu, Kedamaian, sekitar pukul 3.00 wib.

"Kami di sini lagi jaga malam. Kemudian Teddy sama Ayep habis beli nasi uduk di Pasar Tugu, saat dalam perjalanan pulang tiba-tiba mereka berdua dikejar geng motor sampai ke pos jaga malam tempat kami jaga," kata Aden.

Sesampainya di pos jaga, lanjut Aden, keempat geng motor menghampiri ia dan rekan-rekannya sambil marah dan mengancam.

"Pas mereka (geng motor) mau balik arah, salah satu dari mereka saya terjang. Tapi untungnya nggak jatuh, lalu salah satu dari mereka mengeluarkan parang panjang," paparnya.

Aden menuturkan ternyata geng motor yang jumlahnya lebih dari sepuluh orang dan mengendarai lima sepeda dan kemudian mereka kembali menyerang. Stok ia bersama keempat rekannya langsung melarikan diri.

"Tapi nggak tahunya mereka ramai nunggu di depan Gang Swadaya yang nggak jauh dari pos jaga. Kami kocar-kacir lari, saat kami kabur geng motor ini merusak satu motor punya teman saya," tuturnya.

Ia mengungkapkan usai geng motor menyerang. Kemudian mereka pergi namun saat di perjalanan geng motor ini nyaris menyerang seorang penjaga malam.

"Geng motor itu mau nebas penjaga malam, beruntung nggak kena dan penjaga malam itu bisa melarikan diri. Ciri-ciri mereka ada yang sudah dewasa dan ada yang masih remaja," ujarnya.

Dia menambahkan komplotan geng motor sudah beberapa masuk ke lingkungan Kota Baru. Bahkan beberapa waktu lalu warga pernah menangkap empat orang komplotan geng motor ini.

"Komplotan geng motor ini sudah sangat meresahkan dan membahayakan sekali. Masuk kampung sini saja sudah beberapa kali, dan waktu warga pernah tangkap empat Komplotan Geng Motor ini," tandasnya.