Benarkah Olahraga Malam Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah?

Benarkah Olahraga Malam Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah? (Foto : )

Adalah tidak benar bahwa olahraga malam bisa menyebabkan paru-paru basah. Ada anggapan yang menyebutkan bahwa olahraga malam bisa menyebabkan paru-paru basah. Benarkah demikian?Dilansir dari Mayo Clinic , paru-paru basah yang dalam bahasa medis disebut pneumonia ini, biasanya disebabkan oleh suatu infeksi atau peradangan. Banyak kuman dapat menjadi penyebab pneumonia. Kuman yang paling umum adalah bakteri atau virus di udara yang kita hirup.Berdasarkan jenis kuman penyebab, pneumonia bisa dibagi menjadi beberapa jenis yaitu, pneumonia yang didapat dari komunitas, pneumonia yang didapat di rumah sakit, pneumonia yang didapat dari perawatan kesehatan, dan pneumonia aspirasi,Dilansir dari Very Well Health, paru-paru basah atau pneumonia pada dasarnya bisa menyerang siapa saja. tetapi dua kelompok usia dengan risiko tertinggi dan memiliki kasus lebih parah adalah, anak-anak berusia dua tahun atau lebih muda, dan orang berusia 65 tahun ke atas.Sejumlah faktor risiko pneumonia lainnya meliputi, sedang dirawat di rumah sakit, penyakit kronis, kesulitan menelan, kesadaran berkurang, sistem kekebalan tubuh yang melebah, merokok, penggunaan narkoba dan alkohol berlebihan, malnutrisi, kesehatan gigi yang buruk, serta akibat bahan kimia dan polutan tertentu.Berdasarkan penjelasan di atas, maka bisa dikatakan bahwa tidak benar bahwa olahraga di malam hari bisa menyebabkan paru-paru basah. Jika Anda menderita batuk-batuk setelah melakukan olahraga malam atau kondisi lain yang dicurigai sebagai gejala paru-paru basah, jangan langsung panik.Ada berbagai kondisi medis lain yang lebih ringan bisa juga menyebabkan gejala menyerupai paru-paru basah. Untuk memastikannya, Anda bisa berkonsultasi ke dokter.Namun, perlu diingat bahwa olahraga berlebihan tentu tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, sebaiknya perhatikan jadwal olahraga Anda agar tidak mengganggu waktu tidur. Anda juga butuh tidur yang cukup yakni minimal 7-8 jam sehari untuk menunjang kesehatan.