Kapitan Tionghoa Tan Jin Sing Terlibat Penggulingan Hamengkubuwono II

Kapitan Tionghoa Tan Jin Sing Terlibat Penggulingan Hamengkubuwono II (Foto : )

Tan Jin Sing adalah seorang Kapitan Tionghoa yang menggantikan ayahnya. Bersekongkol dengan Raden Mas Suryo (kelak Hamengkubuwono III) dan pemerintah Inggris bersama bala tentara Sepehi (Sepoy - India) terlibat penggulingan kekuasaan Hamengkubuwono II. Konspirasi? Perpecahan politik dan kekuasaan mendera Kesultanan Yogyakarta pada awal 1800-an. Sri Sultan Hamengkubuwono II digerogoti putra mahkota Raden Mas Suryo. Putra mahkota terbujuk iming-iming pemerintah kolonial Inggris: Tahta![caption id="attachment_360782" align="alignnone" width="900"] Foto: Capture buku karya Peter Carey, Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa, 1785-1855[/caption]Pasukan Inggris dipimpin Kolonel Robert Rollo Gillespie menyerang Keraton Yogyakarta. Pasukannya terdiri dari tentara Belanda dan pasukan Sepoy (India), dibantu pasukan dari Legiun Mangkunegaran dari Keraton Solo.Sedangkan Pangeran Notokusumo (adik Sultan Hamengkubuwono II) dan pengikutnya memutuskan tidak bersinggungan dengan suksesi politik dan berada di Benteng Vredeburg atas sepengetahuan Inggris.

Bendara Pangeran Haryo Notokusumo kelak menjadi Pakualam I.

Ia adalah putera ketiga pasangan Hamengkubuwono I dengan Raden Ayu Srenggara, seorang selir yang berasal dari desa Karangnangka, Kedung Banteng, Banyumas, Jawa Tengah.

Di dalam urutan seluruh putra-putri Hamengkubuwono I, Notokusumo adalah urutan ke 11 dan salah satu putra terkasih Sultan Hamengkubuwono I. Sri Sultan Hamengkubuwono II akhirnya menyerah dan diasingkan ke Penang, Malaysia.  Thomas Stamford Raffles lalu mengangkat putra Hamengkubuwono II, Raden Mas Suryo, sebagai raja baru dengan gelar Sri Sultan Hamengkubuwono III.