Tebing Bandara Longsor, Pekerja dan Alat Berat Tertimbun

Torea Fakfak (Foto : )

www.antvklik.com - Tebing Bandara Torea Fakfak Papua Barat setinggi 50 meter sekitar pukul 09.00 WIT runtuh,. Seorang pekerja bernama Fandi (30 Tahun) beserta dua alat berat tertimbun longsoran batu. Evakuasi pencarian korban masih dilakukan petugas Bandara Torea dengan menerjunkan dua alat berat. Akibat insiden longsornya tebing, seluruh aktivitas dari dan menuju Bandara Torea dihentikan sementara sambil menunggu selesainya evakuasi korban. Puluhan calon penumpang tertahan di bandara sambil menunggu jadwal penerbangan selanjutnya.Dua alat berat dioperasikan di lokasi longsor guna mempercepat proses evakuasi korban. Kepala Bandara Torea Fakfak Khalik Ginuni mengatakan longsornya tebing bandara bermula Ketika ketika pesawat Wings Air Dari Sorong hendak take off di ujung landasan namun tiba- tiba pilot pesawat melakukan pengereman mendadak, dugaan semula ada masalah dengan mesin pesawat ternyata terlihat ada kepulan asap tebal berwarna hitam serta material reruntuhan batu di ujung landasan pacu.Longsornya tebing batu di bandara diduga kuat akibat hujan deras serta adanya pengambilan material tebing untuk proyek penimbunan ujung pacu landasan Bandara Torea Fakfak Papua Barat. Saat ini dalam tahap pelaksaan proyek perpanjangan landas pacu sepanjang 150 meter.Sebelumnya di lokasi proyek Bandara Torea  ini adanya aktifitas peledakan tebing mengunakan bahan peledak yang  ditanam. Hal Ini dilakukan untuk mempermudahkan pengambilan material, namun peledakan ini lah yang diduga menjadi pemicu retakan di tebing batu hingga akhirnya terjadi longsor.Laporan Takdir dari Fakfak Papua Barat