Sempat Kosong, Rumah Singgah Covid-19 Kembali Dipenuhi Pasien

Sempat Kosong Rumah Singgah Covid Kembali Dipenuhi Pasien (antv /Rusdi Muslim) (Foto : )

Pondok singgah yang diresmikan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, pada tanggal 14 Juli 2021 ini sebelumnya ditutup karena kasus COVID-19 sempat melandai.   Sempat kosong selama dua bulan,  belasan orang yang terpapar corona terus berdatangan di rumah singgah covid, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/22)Sudah sepekan tim relawan kesehatan dari dinas kesehatan terus bersiaga, dihalaman rumah singgah covid 19.Aktivitas pelayanan rumah singgah Legok, Kabupaten Tangerang,  di aktifkan kembali setelah hotel tempat isolasi terpadu kabupaten tangerang mengalami over kapasitas.Hal ini terjadi karena paparan corona varian omicron yang melanda kabupaten tangerang dalam sepekan ini.Sementara dalam dua hari terakhir  lebih dari lima belas warga terpapar corona menjalani isolasi terpadu di rumah singgah legok.Sejumlah perawat serta dokter disiagakan untuk menangani para pasien  yang kebanyakan orang tampa gejala.Cucu Abdul Rasyid,  Camat Legok mengatakan, rumah singgah ini sempat di hentikan operasionalnya karena meredanya corona.Namun seiring kembali merebaknya corona varian omicron, rumah singgah dengan kapasitas 70 tempat tidur ini diaktif kan kembali.“Mulai tanggal 14 Februari kita buka kmebali untuk merawat pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 dan ini dikhususkan bagi warga masyarakat kecamatan legok” jelas Cucu.[caption id="attachment_507858" align="alignnone" width="900"] Cucu Abdul Rasyid, Camat Legok (antv / Rusdi Muslim)[/caption]Kabupaten tangerang sendiri menjadi salah satu zona merah dalam sebaran corona. Tercatat lebih dari seribu dua ratus orang positif corona.  Pemerintah pusat juga mengkategorikan wilayah dengan status PPKM level tiga. Rusdy Muslim  | Tangerang, Banten https://www.youtube.com/watch?v=U2GNx6ET0o0