Kompas Gramedia Beri Dukungan Penuh PRSI Untuk Gelaran IOAC 2019

19112019 kompas (Foto : )

Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau PB PRSI melakukan media visit ke Redaksi Kompas Gramedia, di Menara Kompas, Jakarta, Selasa 19 November 2019.  Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi event 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 atau IOAC 2019 yang akan berlangsung di Stadion Akuatik Jakarta, 13-19 Desember 2019.IOAC 2019 melombakan empat cabang olahraga yang ditambah satu renang master. Empat cabor utama adalah renang 13-17 Desember, polo air 12-17 Desember, loncat indah 17-19 Desember, renang indah 18-19 Desember serta renang master 14-15 Desember.Jajaran pengurus PB PRSI yang dipimpin Wakil Ketua Umum Harlin Rahardjo dan Kabid Humas Zoraya Perucha diterima jajaran pimpinan Kompas seperti Pemimpin Redaksi Kompas Ninuk Mardiana Pambudy, Redaktur Pelaksana Harian Kompas Adi Prinantyo dan Redaktur Johan Waskita, serta Eksekutif Produser Kompas TV Sport Ebnu Yufriadi.Kompas sangat mendukung event-event akuatik yang untuk kemajuan olahraga Indonesia. Dalam event ini, Kompas juga akan mendukung pemberitaan mulai dari Surat Kabar Harian Kompas, Kompas.id, lalu ada Kompas.com, dan Kompas TV."Keberlangsungan event akuatik, tidak seperti nonton bulutangkis atau sepakbola yang hampir tiap minggu ada. Kalau akuatik tidak sesering itu, makanya dengan adanya event IOAC 2019 dan diikuti ribuan peserta di kolam dengan standart internasional, kita dukung. Semoga dengan adanya pemberitaan di Kompas Grup bisa menggairahkan pembinaan olahraga akuatik di Indonesia," papar Redpel Kompas, Adi Prinantyo.Harlin Rahardjo mengapresiasi kerjasama dengan Kompas Grup yang sudah berjalan selama tiga tahun."Alhamdulillah tanggapan Kompas positif dan sangat berterima kasih atas pemberitaan oleh Media Kompas Grup. Harapannya dengan support dari Kompas Grup akuatik semakin popular. Tidak hanya renang tapi ada cabor lainnya seperti loncat indah, polo air dan renang artistik," papar Harlin."Semoga dengan semakin banyak pemberitaan bisa menarik minat orang menekuni olahraga akuatik. Dan ini bisa menambah bibit-bibit unggul olahraga akuatik," tambah Harlin.Keistimewaan dari IOAC 2019 ini diantaranya menjadi kualifikasi PON 2020 di Papua, serta Federasi Renang Dunia atau FINA menjadikan IOAC 2019 sebagai salah satu kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Artinya semua perenang yang lolos limit Olimpiade diakui sebagai catatan resmi kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. (*)