Singhasari Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan Teknologi

Singhasari Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan Teknologi (Foto : )

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari telah ditetapkan Presiden Joko Widodo. Kabupaten Malang dan Jawa Timur kini makin menggeliat. Bromo Tengger Semeru makin menjadi destinasi wisata kelas dunia. Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari berada di atas lahan seluas 120,3 hektar. Terdiri dari dua zona yaitu pariwisata dan pengembangan teknologi.Menteri Pariwisata Arief Yahya mengharap kehadiran kawasan ekonomi khusus mampu mengangkat perkembangan ekonomi masyarakat pada kawasan yang dibangun. Ada 10 wilayah yang dipilih atau disebut 10 Bali Baru, salah satunya adalah Bromo Tengger Semeru yang lokasinya berdekatan dengan kawasan ekonomi khusus Singhasari.Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan tiga tahun kedepan, pembangunan dan pengelolaan kawasan ekonomi khusus sesuai peraturan pemerintah, siap beroperasi. Ini artinya siap pada tahun 2022.[caption id="attachment_237167" align="alignnone" width="900"] Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Edy Cahyono | Malang, Jawa Timur)[/caption]KEK Singhasari ini memiliki sejumlah unggulan. Selain dekat dengan kawasan wisata Bromo Tengger Semeru, juga terkoneksi tol Pandaan–Malang, serta sudah ada bandar udara Abdulrahman Saleh.Presiden Joko Widodo secara resmi menandatangani Peraturan Pemerintah nomor 68 tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari pada 27 September 2019.[caption id="attachment_237164" align="alignnone" width="900"] Ground breaking rencana pembangunan Aloon-aloon Singhasari. (Foto: Edy Cahyono | Malang, Jawa Timur)[/caption]Penyerahan salinan Perpem dilakukan oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya kepada gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai melakukan ground breaking rencana pembangunan Aloon-aloon Singhasari di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (Selasa, 8/10/2019). Edy Cahyono | Malang, Jawa Timur