Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Pesawat Twin Otter di Papua

basarnas1 (Foto : )

Tim SAR berhasil evakuasi korban kecelakaan pesawat Twin Otter yang jatuh di Pegunungan Distrik Hoya, Papua. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.  Memasuki hari ke 8 , Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan  (SAR) Timika bersama aparat lain, berhasil mengevakuasi korban pesawat Twin Otter DHC6-400 Rimbun Air, Rabu (25/9/2019).Evakuasi dilakukan dengan menggunakan helikopter PK IWV milik PT Intan Angkasa Air Service dari Ilaga. Pesawat dengan registrasi PK-CDC jatuh di Pegunungan Distrik Hoya, Papua, Rabu (18/9/2019).[caption id="attachment_232443" align="alignnone" width="300"] Tim SAR evakuasi korban pesawat Twin Otter Rimbun Air (Foto: Basarnas)[/caption]Empat personil Tim SAR yang diturunkan ke lokasi dengan dua penerbangan helikopter. Sekira pukul 11.05 WIT, helikopter yang membawa Tim SAR dan empat jasad korban dapat mendarat selamat di Bandara Mozes Kilangin, Timika.[caption id="attachment_232445" align="alignnone" width="300"] Briefing Tim SAR saat evakuasi korban pesawat Twin Otter (Foto: Basarnas)[/caption]Keempat jenazah langsung dibawa ke RSUD Timika guna keperluan otopsi. Direktur Operasi SAR Brigjen Budi Purnama mengatakan, operasi SAR tahap kedua akan dilanjutkan besok pagi dengan fokus pencarian kotak hitam pesawat.Pesawat Twin Otter yang membawa 4 orang dan muatan beras, hilang kontak  saat terbang dari Timika menuju Ilaga, Papua, pada Rabu pekan lalu.Operasi pencarian pesawat berlangsung sulit karena cuaca buruk serta awan tebal di lokasi. Ditambah lagi medan yang terjal juga menjadi tantangan Tim SAR saat mengevakuasi korban. Sumber: Basarnas