Harga Kedelai Makin Tinggi, Tahu Tempe Makin Kecil

(Foto : )

Harga kedelai impor yang terus melonjak mulai membuat dampak pada harga tahu dan tempe. Para perajin tahu dan tempe di Desa Sugih Waras, Polewali Mandar, Sulawesi Barat terpaksa memperkecil ukuran tahu dan tempe mereka untuk menghindari kerugian.Mereka juga mengurangi jumlah produksi sampai harga kedelai kembali normal. Dampak lonjakkan harga kedelai impor ini telah dirasakan sejak dua pekan terakhir. Perajin terpaksa memutar otak agar usaha mereka tetap bertahan.Sebelumnya harga kedelai impor dijual kisaran tujuh ribu Rupiah per-kilogram, namun sekarang harganya telah mencapai Rp 8.000-8.500. Perajin memilih kedelai impor lantaran kualitasnya jauh lebih baik dibandingkan kedelai lokal.Perajin tahu dan tempe kini hanya bisa pasrah berharap Pemerintah bisa segera mengatasi ketidakstabilan nilai tukar rupiah terhadap dollar agar harga tahu dan tempe tidak merangkak naik. Laporan oleh Rasman polam dari Sulawesi Barat.