3 Orang Tewas saat Banjir Bandang dan Longsor Menerjang Parepare

3 Orang Tewas saat Banjir Bandang dan Longsor Menerjang Parepare
3 Orang Tewas saat Banjir Bandang dan Longsor Menerjang Parepare (Foto : antvklik-Rusli Djafaar)

Antv – Korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, bertambah satu orang hingga menjadi 3 orang tewas.

Dari data yang berhasil dihimpun, dua orang meninggal akibat banjir dan satu orang lainnya meninggal akibat tanah longsor.

Korban meninggal akibat tanah longsor ini, adalah seorang remaja bernama Fahrul yang berusia 16 tahun, warga Lorong Sanrangeng’e, Jalan Reformasi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat.

Saat dihubungi via WhatsApp, Lurah Kampung Baru, Sutrisno membenarkan bahwa warganya yang menjadi korban tanah longsor itu meninggal dunia.

“Korban sempat dirawat di Rumah sakit Type B Andi Makkasau Parepare, namun pada Jumat siang sekitar pada pukul 14.35 Wita, Fahrul dinyatakan telah meninggal dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Lurah Kampung Baru, korban Fahrul ini, adalah anak yatim piatu dan selama ini tinggal bersama dua orang saudaranya di rumah milik neneknya di Sanrangeng’e, Jalan Reformasi, Parepare.

“Almarhum ini adalah anak yatim piatu, ayah dan ibunya sudah lama meninggal dunia, dan selama ini dia bekerja mencari nafkah untuk menghifupi kedua saudara,” lanjutnya.

Sutrisno juga mengatakan, kini jenazah Almarhum disemayamkan di rumah kontrakan peninggalan rumah orang tuanya, mengingat kondisi rumah milik nenek korban mengalami kerusakan akibat longsor.

“Tadi saya berkomunikasi dengan orang yang mengontrak rumah milik orang tua Almarhum Fahrul ini, dan Alhamdulillah beliau mengizinkan jenazah Almarhum bisa disemayamkan di sana sebelum dimakamkan,” kata Sutrisno.

Sementara itu, Sekda Kota Parepare, Iwan Asaad mengatakan, telah berusaha ditolong dan dirawat dengan baik di rumah sakit Andi Makkasau. 

"Saya dapat info dari camat Bacukiki Barat, satu korban yang kemarin terkena longsor di Kampung Baru dan telah berusaha ditolong dan dirawat dengan baik di rumah sakit Andi Makkasau, namun akhirnya wafat," ujar Iwan Asaad, Sekda Kota Parepare, Jumat (3/2/2023).

"Saya dan pak wakil Wali Kota sudah ke rumah duka untuk melayat dan pemerintah kota Parepare mengucapkan duka cita yang mendalam untuk keluarga korban," tambah Iwan Asaad.

Jenazah Fahrul, rencananya akan dimakamkan di pekuburan dekat dengan kedua orang tuanya yang ada di Segeri, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu (4/2/2023) pagi besok.

img_title
Kondisi Rumah Warga Usai Diterjang banjir Bandang. (Foto: antvklik-Rusli Djafaar)

Setidaknya ada sekitar 1.200 rumah warga yang terdampak dari bencana banjir dan longsor di Parepare ini.