Indra Sjafri Usulkan Pemusatan Latihan Jangka Panjang Timnas U-20

Timnas U-19 Indonesia disiapkan untuk Piala Dunia U20
Timnas U-19 Indonesia disiapkan untuk Piala Dunia U20 (Foto : )
Indra Sjafri usulkan pemusatan latihan jangka panjang Timnas U-20, Menghadapi Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, PSSI harus menggelar pemusatan latihan jangka panjang untuk mencetak tim yang tangguh.
Membangun Timnas U-20 yang kuat dan tangguh untuk tampil di Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia saat ini sudah sangat mendesak. Pasalnya pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kini hanya memiliki waktu 1 tahun untuk mencari pemain, menyeleksi dan membangun timnas U-20 yang kuat dan tangguh.Shin Tae-yong saat ini memiliki 30 pemain yang terakhir tampil di Piala AFF U-19 di Indonesia. Tampil menghadapi Vietnam, dan Thailand U-19, Hokky Caraka dan kawan kawan tidak mampu mencetak gol. Apalagi mengalahkan mereka.Namun Arkhan Fikri dan kolega berhasil pesta gol saat membantai Brunai Darussalam 7-0, menang atas Filipina 5-1 dan menundukkan Myanmar di laga terakhir penyisihan Grup A Piala AFF U-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi.Akibatnya, meski Cahya Supriyadi dan kawan kawan tidak terkalahkan dengan mencatat 3 kali menang dan dua kali seri, namun Skuat Timnas U-19 Indonesia gagal melaju ke semi final Piala AFF U-19 2022.Skuat asuhan Shin Tae-yong tersingkir hanya karena Vietnam dan Thailand sengaja main mata dan bermain imbang 1-1 dipertandingan terakhir. Dari hasil evaluasi diketahui, masih banyak posisi yang menjadi kelemahan Skjat Timnas U-19 Indonesia saat ini.Karena itu, Shin Tae-yong masih terus mencari pemain untuk memperkuat Timnas U-20 Indonesia yang disiapkan tampil di Piala Dunia tahun depan di Indonesia.Karena itu Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengusulkan pemusatan latihan jangka panjang sebagai solusi bagi Shin Tae-yong untuk menemukan pemain dan membangun Tim yang kuat di Piala Dunia nanti.Apalagi untuk pemusatan Latihan jangka panjang bisa dilakukan karena klub tidak terlalu keberatan melepas pemain muda mereka yang berlaga di Liga 1. Apalagi program Timnas U-19 kali ini sudah jelas arahnya yaitu tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan."Pembinaan usia muda kita belum tertata rapi. Padahal kita memiliki kompetisi U-13 (Piala Suratin), U-15 (Piala Suratin), U-16 (Elite Pro Academy), dan U-18 (Elite Pro Academy). Geografis menjadi salah satu kendala. Mudah-mudahan tidak lama lagi sepakbola bisa maju," kata Direktur Teknik PSSI Indra SjafriSelain itu, Shin Tae-Yong juga bicara soal program kerja timnas senior dan tim U-20, termasuk jadwal FIFA matchday pada September mendatang. Saat ini PSSI sedang menjajaki untuk melakukan uji coba dengan negara Curacao (peringkat 79 dunia), India (peringkat 101 dunia), atau Hong Kong (peringkat 143 dunia)."PSSI terus melakukan komunikasi dengan tiga negara itu. Tetapi, untuk Curacao ada kendala. Sebab sebagian pemain dan ofisial belum melakukan vaksin. Padahal, salah satu syarat untuk masuk Indonesia harus sudah vaksin."Kemudian Shin Tae-Yong juga bicara soal naturalisasi. Saat ini sudah ada beberapa pemain yang menjadi bidikannya. Terkait naturalisasi ini, Iriawan meminta nama calon pemain naturalisasi harus sudah final pada bulan Agustus. Sebab, tiga pemain yang sudah ikut pemusatan latihan U-19 dianggap Shin Tae-Yong belum layak."Di Belanda banyak pemain yang memiliki darah Indonesia. Akan lebih mudah kita melakukan pemusatan latihan (TC) di Belanda ketimbang di negara lainnya. Sebab kita bisa melihat langsung pemain yang kita inginkan," ujar Iriawan.