Jadwal TC Timnas Indonesia Terganggu Karena Menunggu Update PPKM Darurat

Jadwal TC Timnas Indonesia terganggu karena menunggu update PPKM Darurat
Jadwal TC Timnas Indonesia terganggu karena menunggu update PPKM Darurat (Foto : )
Jadwal TC Timnas Indonesia terganggu karena menunggu update PPKM Darurat. PSSI menunggu berakhirnya PPKM Darurat untuk menggelar pemusatan latitan Timnas Indonesia.  
Agenda Timnas Senior menghadapi kompetisi Internasional di akhir tahun 2021 dukup banyak. Namun PSSI hingga kini belum bisa menggelar TC Timnas karena masih berlakunya PPKM Darurat.PSSI memastikan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia dimulai setelah menunggu pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.Pada jadwal sebelumnya PPKM Darurat Level 4 akan berakhir pada Senin (2/8/2021). Namun Pemerintah kembali memperpanjang PPKM Darurat Level 4 hingga 9 Juli 2021.Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan awalnya TC direncanakan pada Minggu (1/8). Namun, setelah melihat situasi dan kondisi perkembangan covid-19 dan PPKM akhirnya dimundurkan."Lokasi TC juga ditentukan setelah adanya pengumuman terkait PPKM Level 4 yang diperpanjang atau tidak. Yang jelas PSSI menyiapkan sejumlah kota untuk menggelar TC Timnas Indonesia seperti Jakarta, Palembang dan Samarinda," kata Yunus Nusi.Dalam waktu dekat, Skuad Garuda akan menjalani play-off kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan pada 7 September 2021. Pertandingan akan berlangsung dua leg. Untuk leg kedua dijadwalkan pada 12 Oktober 2021."PSSI terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar Timnas Indonesia dapat menggelar TC di awal Agustus. Yang jelas kami mendukung penuh program pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi Timnas Indonesia," tambah Yunus Nusi.Saat ini, Shin Tae-yong masih berada di Korea Selatan untuk melakukan pengobatan dan check-up. Ia direncanakan kembali ke Indonesia bulan Agustus 2021 ini."Pertandingan melawan Taiwan kami akan mempersiapkan Timnas Indonesia secara maksimal karena PSSI ingin meraih kemenangan dan tentunya dapat lolos ke Piala Asia 2023 mendatang," imbuh Yunus.