Jadwal Kedatangan Kloter Pertama Jamaah Haji Debarkasi Kertajati Bakal Tiba Sabtu Mendatang

Kedatangan Kloter Pertama Jamaah Haji Debarkasi Kertajati Sabtu (Foto : Ilustrasi Kedatangan Jamaah Haji - Dok. Istimewa)

AntvSabtu (8/7/2023), mendatang, warga Jawa Barat akan menyambut dengan sukacita dan haru kedatangan kloter pertama Jamaah Haji Debarkasi Kertajati. Sebanyak ratusan jamaah haji dari Kabupaten Majalengka diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) sekitar pukul 15.55 WIB.

Namun, jadwal kedatangan tersebut masih dapat berubah mengingat kemungkinan perubahan jadwal keberangkatan dari Arab Saudi.

Ketua Tim Akomodasi Transportasi dan Perlengkapan Haji (ATPH) Kanwil Jabar, Boy Subhul Muniir, berbagi informasi mengenai persiapan menyambut kedatangan kloter pertama ini.

Ia menyatakan bahwa jamaah haji Debarkasi Kertajati akan langsung dibawa ke daerah masing-masing setelah tiba di bandara.

Keputusan ini diambil mengingat keberadaan Asrama Haji Indramayu yang masih memiliki banyak kekurangan fasilitas umum, karena baru dioperasikan pada tahun ini.

"Untuk kloter pertama Debarkasi Kertajati datang ke Indonesia tepatnya di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) pada hari Sabtu," kata Ketua Tim Akomodasi Transportasi dan Perlengkapan Haji (ATPH) Kanwil Jabar Boy Subhul Muniir saat dihubungi melalui telepon seluler di Cirebon, seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/7/2023).

Menurutnya, kloter pertama yang datang itu berasal dari Kabupaten Majalengka. Namun, lanjutnya, jam kedatangan memang belum pasti karena bisa berubah ketika jam keberangkatan dari Arab Saudi juga mengalami perubahan.

"Kalau jam bisa saja berubah, tapi yang pasti kloter pertama akan datang itu berasal dari Kabupaten Majalengka," tuturnya.

Ia menambahkan jamaah haji Debarkasi Kertajati ini akan langsung dibawa ke daerah masing-masing tanpa kembali ke Asrama Haji Indramayu, mengingat lokasi juga sudah dekat ke daerahnya.

Boy mengatakan selain itu fasilitas umum di Asrama Haji Indramayu juga masih banyak kekurangan, karena baru dioperasikan pada pemberangkatan haji tahun 2023. Pada kesepakatan awal semua jamaah haji dari Debarkasi Kertajati akan dijemput oleh petugas yang berasal dari kabupaten/kota masing-masing.

"Kalau di Debarkasi Kertajati langsung ke kabupaten/kota masing-masing, tidak lagi ke Asrama Haji Indramayu, alasannya karena fasilitas umum masih belum memadai. Sehingga tahun ini diputuskan tidak ke asrama terlebih dahulu," katanya.

Boy mengatakan petugas dari Asrama Haji Indramayu juga akan disiagakan di BIJB untuk membantu para jamaah haji setiba di Tanah Air.

"Kami fokus di bandara. Memang pada saat pemulangan itu ada pemangkasan 50 persen petugas, karena mereka cuma transit saja," tandasnya.