Viral di Medsos Tukang Parkir KFC Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Viral di Medsos Tukang Parkir KFC Dikeroyok Orang Tak Dikenal (Foto : antvklik-Gusni Kardi)

Antv – Sebuah video beredar viral di media sosial (Medsos) yang memperlihatkan seorang tukang parkir di halaman KRC Mamuju, Sulawesi Barat, dikeroyok orang tak dikenal.

Dalam video yang berdurasi 27 detik dan dibagikan kedalam group WhatsApp (WA), terlihat seorang tukang parkir berusia separuh baya menjadi bulan-bulanan di halaman KFC oleh 3 orang pria tak dikenal.

Pria paruh baya tersebut mencoba menghindari pukulan pelaku. Sementara pelaku lainnya berupaya memegang korban.  

Korban juga sempat dihujani sejumlah pukulan oleh pelaku yang terlibat mengeroyok korban.

Nampak divideo yang viral tersebut salah seorang satpam bank berupaya melerai aksi pengeroyokan tersebut.

Setelah dilerai, akhirnya 3 orang pelaku tersebut menghentikan aksinya mengeroyok korban.

Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga yang ada di lokasi kejadian.  

Setelah diobati dan diambil visum, korban pun melaporkan aksi pengeroyokan yang menimpanya tersebut ke kantor polisi.

"Saya sebelum dikeroyok oleh OTK sebelumnya pergi ke Dinas Perhubungan Pemkab Mamuju pergi membayar iuran parkir. Saya sempat ketemu dengan pegawai Dishub, Mualim,  yang bersangkutan pernah dengan saya berselisih paham," ujar Akhyat, korban pengerorokan, Jumat (5/5/2023), saat ditemui wartawan di kantor Polresta Mamuju.

Lebih anjut Akhyat mengatakan, pada waktu 3 orang pelaku datang di lokasi pengeroyokan, dirinya sedang mengatur kendaraan pengunjung KFC.

Tanpa diduga dan tanpa basa-basi para pelaku langsung memukuli dan mengeroyok dirinya.

"Saya tidak kenal siapa yang memukul saya. Makanya saya tidak ada persiapan saat saya dipukuli orang," ujar Akhyat.

Akhyat menduga, pengeroyokan yang menimpanya tersebut dipicu adanya selisih paham dirinya dengan oknum Didhub beberqpa waktu lalu.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basit, yang ditemui wartawan membenarkan aksi pengeroyokan tersebut.  

"3 orang pelaku yang mengeroyok korban dipicu akibat dendam lama. Pelaku kini sudah diamankan di ruangan Resmob Polresta Mamuju," ujar Herman Basit.