Keren! Emak-Emak di Tasikmalaya Ubah Minyak Jelantah Jadi Biogas

Emak-Emak di Tasikmalaya Olah Minyak Jelantah Jadi Biogas (Foto : Antvklik/Denden Ahdani)

Inovasi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Biogas. (Foto: Antvklik/Denden Ahdani)

 

Sementara itu, Camat Purbaratu yang juga nasabah Bank Sampah Puspasari, Yogi Subarkah mengatakan, setiap satu minggu sekali ia dan warganya rutin menyetorkan minyak jelantah dan sampah anorganik yang bisa diolah. Tak hanya masyarakat, kata Yogi, aparatur pemerintahan termasuk Kecamatan dan Kelurahan juga turut menjadi nasabah dari Bank Sampah tersebut.

"Jadi ini sebenarnya kegiatan rutin dari Bank Sampah Puspasari. Setiap minggu kita seperti ini, jadi masyarakat termasuk juga aparatur setiap minggu kita setor ada minyak jelantah, juga mungkin sampah-sampah anorganik yang bisa diolah kembali," kata Yogi.

Yogi mengapresiasi langkah para kaum ibu yang tergabung dalam Bank Sampah Puspasari dalam rangka penanggulangan sampah tersebut. Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, sehingga bisa menambah nilai perekonomian.

"Alhamdulilah mungkin ini juga bentuk kita dalam rangka penanggulangan sampah, memanfaatkan limbah rumah tangga yang bisa dimanfaatkan. Seperti minyak ini, kan bisa manfaatkan juga masih ada yang menampung, ini juga bisa menambah perekonomian ibu-ibu," ucap Yogi.

Yogi berharap, dengan adanya Bank Sampah ini bisa menjadi alternatif pengolahan limbah rumah tangga yang bisa diselesaikan di wilayah masing - masing, sesuai dengan misi Pemerintah Kota Tasikmalaya, yang saat ini fokus dalam penanganan sampah.