Puti Soekarno Janji Lindungi Perajin Industri Rumahan

puti guntur (Foto : )

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno makin gencar menyapa pendukungnya. Senin (12/3) pagi, Puti Guntur Soekarno mengunjungi sentra perajin dandang di Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kunjungannya di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini, pasangan Saifullah Yusuf yang diusung PDI Perjuangan dan PKB  serta didukung Gerindra dan PKS ini mengaku terkesan dengan keuletan para perajin alat-alat rumah tangga.[caption id="attachment_86662" align="alignnone" width="300"] Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno menyambangi perajin alat-alat rumah tangga di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur. Puti berjanji akan melindungi para perajin. [/caption]Dari warga, Puti Guntur Soekarno mendapat penjelasan, dulu usaha pembuatan alat-alat rumah tangga seperti dandang dimulai oleh dua perajin. Tapi kini sudah menjadi 34 perajin. Produknya pun telah beragam dengan kualitas yang bagus. Barang-barangnya tidak diproduksi massal. Para pekerja bekerja dengan alat-alat manual. Per hari, tiap rumah industri hanya membuat 4-6 kerajinan alat dapur. Hasilnya dikirim ke Banyuwangi, Jember, Bali, dan kota-kota lain di Jawa.Puti pun berjanji akan melindungi pelaku industri rumahan yang jumlahnya relatif banyak di Jawa Timur ini. "Perlindungan itu, salah satunya melalui kebijakan anggaran dan akses modal, yang membuat para pelaku UMKM bisa bertahan dan berkembang."Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur menetapkan pasangan yang akan bersaing di pemilihan kepala daerah Jawa Timur pada 27 Juni 2018 mendatang Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.Pemilihan gubernur tahun ini sama-sama merupakan pemilihan kali ketiga yang diikuti oleh Khofifah dan Saifullah Yusuf. Pada Pilkada 2008 dan 2013, Khofifah menjadi calon gubernur, sedangkan Saifullah menjadi calon wakil gubernur.Emil Dardak terakhir menjabat Bupati Trenggalek sejak 2016. Sebelum maju di pilkada Jawa Timur, Emil adalah kader PDI Perjuangan. Namun karena namanya tak dilirik PDI Perjuangan, ia memutuskan untuk menerima pinangan maju pilkada bersama Khofifah. Keputusan Emil tersebut direspons PDI Perjuangan dengan memecatnya sebagai kader.Sementara itu, nama Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri atau lebih dikenal dengan panggilan Puti Guntur Soekarno muncul di menit-menit akhir, lantaran Azwar Anas pendamping Gus Ipul sebelumnya mengembalikan mandat sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur ke PDI Perjuangan.Wanita kelahiran Jakarta, 26 Juni 1971 ini adalah anak dari pasangan Guntur Soekarno Putra dan Henny Emilia Hendayani. Guntur Soekarno Putra adalah anak dari Presiden Pertama RI Soekarno.Pada Pemilu 2009, saat ia berumur 38 tahun , ia ikut mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI untuk daerah pemilihan  Jawa Barat X; Ciamis, Kuningan, dan Kota Banjar. Ia lolos dan duduk di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan dan kebudayaan, serta pemuda dan olahraga, pariwisata, ekonomi kreatif serta perpustakaan. Pada Pemilu 2014, ia kembali terpilih menjadi anggota DPR RI.Laporan Happy Oktavia dari Banyuwangi, Jawa Timur.