Kameramen Posisinya Berbahaya saat Syuting Bima Arya Sosialisasi Gajil Genap, Ini Kata Pemkot Bogor

Kameramen Posisinya Berbahaya saat Syuting Bima Arya Sosialisasi Gajil Genap, Ini Kata Pemkot Bogor (Foto Tangkap Layar Video Instagram) (Foto : )

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor angkat bicara terkait video saat syuting atau behind the scene (BTS) Wali Kota Bogor Bima Arya sosialisasi ganjil genap.  Video tersebut viral lantaran kameramen terlihat tidur tengkurap di atas kaca bagian depan mobil saat merekam Bima Arya.Saat itu Walokota Bogor syuting bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Condro Purnomo. Adegan tersebut dianggap membayakan tim dokumentasi.Atas viralnya video itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat tidak menampik kebenaran aksi kameramen yang tidur di kaca mobil, namun dia menyebut bahwa video BTS tersebut tidak dibuat oleh Pemerintah Kota Bogor"Video behind the scene yang viral tersebut tidak resmi dibuat oleh Pemerintah Kota Bogor," kata Rahmat dalam keterangan resminya.Rahmat menjelaskan, saat itu Tim Humas Kota Bogor secara spontan meminta cara yang cepat karena waktu yang terbatas untuk mengambil gambar pengumuman ganjil-genap oleh Bima Arya."Situasinya spontan karena melihat waktunya sangat terbatas sehingga tim Humas meminta Bapak Wali Kota Bogor untuk segera mengumumkan kebijakan ganjil genap tersebut dalam bentuk video, sebelum melakukan patroli dan usai meninjau RW Zona Merah di Komplek Perumahan Duta Kencana, Tanah Sareal," jelas Rahmat.Rahmat mengaku, Dishub sudah melakukan clear area di sepanjang jalan yang dilintasi dan pengambilan gambar dilakukan di luar komplek menggunakan jalur lambat dengan kecepatan kendaraan tidak lebih dari 20km/jam.Pihaknya tetap akan menjadikan hal tersebut evaluasi ke depannya dalam teknis melakukan dokumentasi dan sosialisasi."Akan menjadi evaluasi tim untuk mempersiapkan kebutuhan dokumentasi dan sosialisasi ke depannya," jelasnya, seperti dikutip dari Kumparan.Saat ini video tersebut masih viral dan mengundang respons komentar warganet. Ada yang mengomentari positif dengan kinerja yang totalitas, namun ada pula yang mengkritik kesalamatan kameramen.https://www.instagram.com/p/CK6LUael6B5/