Sedikitnya 8 Rumah Warga di Brebes Porak Poranda Diterjang Longsor

Sedikitnya 8 Rumah Warga di Brebes Porak Poranda Diterjang Longsor (Foto Dok. Kodim Brebes) (Foto : )

Sedikitnya 8 unit rumah di Kabupaten Brebes porak poranda diterjang tanah longsor Senin (15/12/2020) kemarin. Saat itu, longsor memang melanda 4 titik di Kecamatan Bantarkawung dan Salem. Musibah tanah longsor itu salah satunya terjadi talud penahan tebing di pemukiman warga di Dukuh Secang RT 07/RW 02. Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung. Penyebabnya yakni tanah yang diguyur hujan deras dalam waktu yang cukup lama.“Talud setinggi 5 meter dengan panjang 10 meter longsor Senin malam sekitar pukul 20.45 WIB. Akibat hujan yang mulai terjadi pukul 14.00 WIB.” kata Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes. Kapten Infanteri Nurhadi, Selasa (15/12/2020), seperti dikutip dari Kumparan.Tidak ada korban jiwa atas musibah ini. Adapun rumah yang terkena material longsor yaitu milik Karno (47) dan Raswad (56). Sedangkan rumah yang terancam milik Slamet Riadi (45).“Pihak desa dan masyarakat setempat bersama petugas penanggulangan bencana setempat melakukan upaya pencegahan longsor susulan apabila terjadi hujan lebat lagi. Yaitu dengan memasang terpal di atas longsoran,” ungkapnya.Sementara itu, bancana tanah longsor juga terjadi di wilayah Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Di sana, tanah longsor terjadi di tiga lokasi yang berbeda dalam hari yang sama, pada Senin petang (14/12/2020).Tanah longsor terjadi di Dukuh Kantung RT 04/RW 03, Desa Banjaran sekitar pada pukul 16.00 WIB Tebing setinggi 5 meter dengan panjang 20 meter di sana longsor. Akibatnya 3 rumah milik warga setempat rusak di diding bagian dapur, kamar, tidur hingga kamar mandi.Peristiwa kedua di Dukuh Brak RT 03/RW 05, Desa Salem sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor menimpa tebing setinggi 5 meter dengan panjang 10 meter. Material longsor menerjang bangunan rumah milik Rustono (50).Lalu longsor di Desa Citimbang RT 04/RW 01 terjadi pukul 17.30 WIB menimpa tebing setinggi 5 meter dengan panjang 15 meter. Di sana, satu rumah milik warga rusak di bagian dinding dapur. Sementara 2 rumah lainnya terancam.