Pedagang Aksesoris Natal Mengeluhkan Sepinya Pembeli saat Pandemi Covid-19

Pedagang Aksesoris Natal Mengeluhkan Sepinya Pembeli saat Pandemi Covid-19 (Foto merdeka.com) (Foto : )

Jelang Perayaan Natal 25 Desember mendatang, animo masyarakat untuk membeli pernak pernik atau aksesoris Natal dirasa masih sepi. Seperti yang dirasakan para pedagang aksesoris Natal di Padang, Sumatera Barat. Heni, seorang penjual pernak pernik Natal di kawasan kampung Pecinaan Pondok Kota Padang mengatakan, kemungkinan pembeli ramai di H-7 Natal 2020, bahkan dia memprediksi omzet menurun karena masa pandemi Covid-19.“Ya, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, memang penjualan menurun. Biasanya seminggu jelang Natal, baru terlihat masyarakat membelinya,” kata Heni saat ditemui RRI Padang, Sabtu (12/12/2020).Heni tetap berharap, semoga kehidupan masa yang akan datang lebih baik lagi."Dan pertumbuhan perekonomian masyarakat semakin maju," kata Heni, seperti dikutip dari rri.co.id.Hal yang sama juga dirasakan penjualan pernak-pernik natal di Kota Pontianak yang terpantau berkurang.Hal ini terlihat dari penjualan pernak-pernik natal yang menurun cukup drastis. Pembeli dirasakan sangat sepi.Seperti yang dirasakan oleh Triyono, pemilik toko penjualan hiasan natal di Jalan Gusti Sulung Lelanang Pontianak.Triyono menyatakan di tahun-tahun sebelumnya, ia mampu menjual hingga sepuluh pohon natal dalam sehari. Namun, saat ini untuk menjual satu saja sudah cukup sulit.Akibatnya, ia harus mengurangi stok barang dagangannya dengan meminimalisasi barang yang kemungkinan tidak laku.Untuk menarik daya beli masyarakat, Triyono pun harus memberikan diskon menjelang natal.