Spa Gay Bergentayangan, Pemprov DKI Kecolongan

spa gay (Foto : )

www.antvklik.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku kecolongan pasca terbongkarnya praktek spa khusus gay  T One oleh pihak kepolisian di Ruko Plaza Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (6/10). Selain menutup tempat tersebut,  pihak Pemprov DKI Jakarta juga meminta peran serta masyarakat untuk membantu mengawasi lokasi tempat hiburan malam yang melanggar undang-undang dan norma agama.Keinginan ini disampaikan Gubernur DKI  Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi terbongkarnya lokasi spa khusus untuk kaum gay di ruko Plaza Harmoni, Gambir Jakarta Pusat oleh pihak kepolisian. Djarot mengakui jika pemprov DKI kecolongan dalam pengawasan lokasi praktek spa khusus gay tersebut, yang berkedok sebagai tempat kebugaran atau gym. Terlebih praktek seperti  T One spa  ini juga sempat digrebek petugas kepolisian  di wilayah Jakarta Utara.Selain menutup tempat tersebut, Djarot juga meminta peran serta masyarakat  untuk mengawasi tempat hiburan malam yang dicurigai sebagai tempat praktek yang melanggar kesusilaan.Sebelumnya aparat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat membongkar T One spa yang khusus memfasilitasi kaum penyuka sesama jenis menyalurkan hasratnya. Dalam kasus tersebut lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu  orang lainnya yang merupakan pemilik tempat masih buron.Laporan Ong Suhirman dari Jakarta