Peserta Ijtima Dunia di Gowa Positif Corona Meninggal di Balikpapan

balikpapan meninggal (Foto : )

Seorang pasien asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang baru ditetapkan positif Corona atau Covid-19 meninggal dunia di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Pasien tersebut merupakan peserta ijtima dunia di Gowa, Sulawesi Selatan. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M. Ishak menjelaskan, pasien meninggal pada pukul 13.00 Wita. Sebelum meninggal, pasien asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu mengalami sesak napas.Pasien itu kemudian dikebumikan pukul 17.00 Wita di Tempat Pemakaman Umum (TPU) kilometer 15, Balikpapan, Sesuai protokol dari Kementerian Kesehatan soal penanganan korban Covid-19 yang meninggal, pasien langsung dimakamkan maksimal empat jam setelah kematian.“Kita sudah bersepakat dengan keluarga besar pasien bersama Forkopimda di sana untuk memakamkan di Kota Balikpapan,” kata Andi.Andi menjelaskan, pasien sudah berusia 60 tahun dengan riwayat penyakit cukup banyak. Sebelum terjangkit, pasien punya riwayat sakit jantung dan ginjal.“Itu memperberat kondisi pasien. Sebab saat dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, pasien dalam kondisi stabil, tapi tadi tiba-tiba sesak napas dan meninggal,” jelas Andi.Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi ikut menjelaskan kronologis bagaimana pasien itu bisa meninggal di Balikpapan. Sebelumnya pasien tersebut baru kembali dari Gowa Sulawesi Selatan untuk mengikuti Ijtima Ulama Dunia dinyatakan batal pada 19 sampai 22 Maret 2020 lalu.Pasien hendak kembali ke Banjarmasin menggunakan kapal laut yang transit di Balikpapan.Namun karena mendadak sakit pasien itu kemudian  dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo, sebelum akhirnya meninggal dunia minggu sore (29/3).Sementara terkait penanganan corona di Kaltim, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan social distancing. Sebab, penularan terhadap pasien berusia lanjut cukup beresiko.Hingga kini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Virus Corona Covid-19 di Kaltim belum ada penambahan. Karena ada satu pasien meninggal, maka pasien positif saat ini berjumlah 16 pasien. Jumlah pasien terbanyak berada di Kota Balikpapan dengan total 11 pasien. Agust Shabara | Balikpapan, Kaltim