Semasa Hidup Kerap Jadi Korban Hoaks, Ini Tips Habibie Lawan Hoaks

Semasa Hidup, BJ Habibie Kerap Jadi Korban Hoax. Ini Tips BJ Habibie Lawan Hoax (Foto : )

Semasa hidupnya, BJ Habibie kerap menjadi korban informasi bohong atau hoaks. Ia kerap dikabarkan sakit keras atau meninggal dunia. Berikut tips dari BJ Habibie untuk melawan hoaks. Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, semasa hidupnya, kerap menjadi korban hoaks dengan dikabarkan meninggal dunia, saat dirinya usai menjabat sebagai Presiden ke-3 Republik Indonesia dan sering tinggal di rumahnya di Jerman.Seperti dilansir dari tvOne, dalam wawancara eksklusif dengan Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie di rumahnya di Jerman, ia menceritakan kisah dirinya kerap jadi subyek informasi bohong atau hoaks.“Saya sudah beberapa kali mati, he..he..he.., Saya bilang terus terang saja, saya ya harus memberikan bahwa saya adalah saya dan masih normal. Aa.. itu misalnya hoaks yang 1001 macam, saya sakit keras sampai (panas tubuh) 40 derajat dan sebagainya,” katanya.Pria yang dikenal sebagai Bapak Demokrasi  ini melanjutkan ceritanya saat tinggal di Jerman. Dirinya ditelepon oleh seorang bernama Miranti yang menanyakan perihal seputar kesehatannya.“Saya jelaskan, saya normal. Memang saya ke dokter, rumah sakit (cek) rutin. Saya disarankan, Pak, beli surat kabar hari ini (saat itu) dan foto (BJ Habibie), Dengan jelas, saya oke, saya foto, saya lagi waktu itu di ruang tunggu praktek dokter gigi. Terus saya suruh Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) mencari dan membeli surat kabar,” ujarnya.

Lawan Hoaks

Habibie menuturkan, setelah Paspampres mendapat surat kabar yang terbit saat itu. Lalu ia membaca dan meminta Paspampres memfoto dirinya untuk disebarluaskan ke Indonesia, untuk melawan informasi hoaks bahwa dirinya telah meninggal dunia.“Saya baca surat kabar, itu yang difoto dan disebarluaskan (ke Indonesia), terus hilang (hoaks) semua, itu ada Habibie. Jadi itu ya faktanya, kita bisa menetralkan dengan melawannya memberikan fakta yang sebenarnya,” ucapnya.BJ Habibie mengingatkan agar waspada terhadap hoaks yang dibaca, dilihat dan ditonton melalui dunia maya, agar terhindar dari kesesatan informasi.“Tentunya kita harus waspada jangan sampai masyarakat kita dipengaruhi oleh informasi yang datang dari luar (luar Indonesia) melalui internet, Youtube dan sebagainya. Banyak hoaks kita dapat, okey, itu yang bisa meluruskan kembali. Ujung tombaknya itu,” pinta Habibie.“Jadi itu yang dilaksanakan, jangan terpancing, jangan ikut-ikut pada hoaks. Periksa dan periksa (informasi) lagi,” pungkas Habibie.Nah, mulai sekarang kita lakukan tips dari eyang BJ Habibie yuk.. agar kita tidak menjadi pelaku maupun korban informasi bohong atau hoaks.