youtube channel

Channels

Anggap Corona Hoaks, Pria Texas Meninggal Setelah Menghadiri Pesta Covid-19

Anggap Corona Hoaks, Pria Texas Meninggal Setelah Menghadiri Pesta Covid-19

Foto ilustrasi: Shutterstock

Usai menghadiri pesta Covid-19, seorang pria asal Texas Amerika Serikat yang menganggap corona adalah hoaks, meninggal dunia setelah terinfeksi virus tersebut.

antvklik.com - Seorang pria asal Texas, Amerika Serikat (AS) meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Perawat yang mengurusnya mengatakan bahwa pria itu sebelumnya menganggap bahwa virus corona adalah hoaks.

Pria berusia 30 tahun itu tewas akibat corona setelah menghadiri ‘pesta Covid-19’, sebagaimana dilaporkan pihak otoritas setempat. Menurut keterangan dokter yang merawatnya, Dr Jane Appleby, pria yang tidak disebut namanya itu menghadiri ‘pesta Covid-19’.

Pesta tersebut digelar dengan tujuan ‘sengaja’ menyebar virus corona. Kepada News 4 San Antonio, Dr Appleby mengatakan bahwa, “Pesta tersebut diselenggarakan oleh seseorang yang positif terinfeksi virus corona dan dia ingin mengetahui apakah virus itu benar-benar nyata dan bisa menginfeksi orang lain.”

Setelah menghadiri pesta itu, pria yang menyebut Covid-19 sebagai hoaks itu mengalami sakit kritis. Sementara di rumah sakit, pria itu sebelum meninggal memandang perawatnya dan berkata, “Saya telah melakukan kesalahan, saya pikir ini hoaks, ternyata tidak.

Dr Appleby kemudian mengatakan bahwa dia memutuskan untuk mengatakan kepada publik tentang kematian pria tersebut. Sementara itu, angka kematian akibat corona juga meningkat di distrik Bexar, Texas.

Menurut dokter itu, rasio positif virus corona telah meningkat dari 5 persen menjadi 22 persen hanya dalam beberapa pekan saja. Menurutnya juga, kebanyakan orang yang terinfeksi merasa tidak terlalu sakit.

Namun, ketika diperiksa tingkat oksigennya dan tes laboratoriumnya, hasilnya jauh berbeda. Uniknya kini, kebanyakan kasus corona lebih banyak dialami mereka yang berusia 20-an sampai 30-an.

Sejauh ini, Bexar Country di Texas memiliki lebih dari 18.600 kasus infeksi corona yang dikonfirmasi pada Sabtu (11/6/2020). Texas, Florida dan California adalah di antara negara bagian yang mengalami lonjakan jumlah infeksi virus corona di Amerika Serikat.


icon featured

Artikel Terkait

icon featured

Terpopuler

icon featured

Komentar