Frekuensi BAB Bisa Menunjukkan Kesehatan Jantung?

Frekuensi Buang Air Besar
Frekuensi Buang Air Besar (Foto : Freepik/imageblast)

 

Pada penelitian tersebut menemukan bahwa peserta yang buang air besar "lebih dari sekali sehari" memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung iskemik (penyakit jantung koroner) bila dibandingkan dengan kelompok referensi yang buang air besar "sekali sehari"

Penyakit jantung koroner seringkali merupakan awal dari serangan jantung.

Seiring dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan serangan jantung, tren buang air besar ini juga terlihat dengan berbagai komplikasi kronis lainnya, seperti gagal jantung, penyakit paru obstruktif kronik, diabetes mellitus tipe 2, dan penyakit ginjal kronis.