Ida Ayu Nyoman Rai, Keturunan Terakhir Raja Singaraja, Ibunda Bung Karno

Ida Ayu Nyoman Rai, Keturunan Terakhir Raja Singaraja, Ibunda Bung Karno
Ida Ayu Nyoman Rai, Keturunan Terakhir Raja Singaraja, Ibunda Bung Karno (Foto : )
Ida Ayu Nyoman Rai dengan nama kecil Idayu adalah ibunda Bung Karno. Beliau juga adalah perempuan keturunan bangsawan Singaraja, Bali. Ida Ayu Nyoman Rai tercatat lahir sekitar tahun 1881 di Kota Buleleng, Bali. Beliau adalah anak kedua dari pasangan suami istri Nyoman Pasek dan Ni Made Liran. Ida Ayu Nyoman Rai lahir dalam keluarga Hindu Bali.Idayu memiliki nama panggilan Srimben yang berarti limpahan rezeki yang menjadi sumber kebahagiaan dari Bhatari Sri.[caption id="attachment_363706" align="alignnone" width="900"]
Ida Ayu Nyoman Rai, Keturunan Terakhir Raja Singaraja, Ibunda Bung Karno Ida Ayu Nyoman Rai dan Bung Karno.[/caption]Idayu keturunan bangsawan dari kasta Brahmana. Ada darah keturunan Kerajaan Singaraja dalam diri Ida Ayu Nyoman Rai. Fakta ini tertuang dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat yang ditulis oleh Cindy Adams, bahwa Ida Ayu Nyoman Rai adalah keturunan terakhir Raja Singaraja.Menurut adat istiadat yang ada di Bali, mereka yang berasal dari kasta Brahmana tidak diperbolehkan menikah dengan seseorang dari kasta yang lebih rendah.Alih-alih menikah dengan bangsawan Bali, Nyoman Rai ternyata memilih Raden Soekemi Sosrodiharjo. Tanpa kasta, bukan Hindu bahkan berasal dari luar Bali, beda suku. Peristiwa ini menjadi kontroversi di Bali.Tidak heran kalau pernikahan keduanya mendapatkan penolakan dari kedua orang tua Nyoman Rai.Adalah Made Lastri, sahabat Nyoman Rai, yang memperkenalkannya pada Soekemi.Meski demikian, keduanya memutuskan untuk tetap menikah meski tanpa persetujuan kedua orang tua. Alhasil, Nyoman Rai tidak diperbolehkan untuk membawa benda apapun yang bersumber dari keluarganya.Gelar bangsawan yang dimilikinya pun terhapus. Inilah bentuk hukuman yang harus diterima Nyoman Rai.Ida Ayu Nyoman Rai bergeming, menerima semua itu dan akhirnya secara resmi menikah pada tanggal 15 Juni 1887 di Bali.