Kelaparan Saat Lockdown Corona, Ibu Lemparkan 5 Anaknya ke Sungai Gangga

Kelaparan Saat Lockdown Corona, Ibu Lemparkan 5 Anaknya ke Sungai Gangga
Kelaparan Saat Lockdown Corona, Ibu Lemparkan 5 Anaknya ke Sungai Gangga (Foto : )
Seorang ibu di India tega melemparkan lima orang anaknya ke Sungai Gangga, usai bertengkar dengan sang suami, karena kelaparan di tengah lockdown corona. Insiden mengejutkan terjadi di India. Seorang ibu bernama Manju, melemparkan lima orang anaknya ke Sungai Gangga, karena kelaparan di tengah lockdown akibat virus corona. Media lokal Hindustan Times, melaporkan bahwa insiden itu terjadi saat Manju bertengkar dengan suaminya karena meminta uang untuk membeli kebutuhan harian.Usai pertengkaran itu, Manju yang tinggal di desa Jahagira, membawa lima anaknya ke tepi sungai Gangga, dan melemparkan mereka ke sungai itu. Media India memberitakan bahwa Manju dan suaminya sempat terlibat perang mulut karena kelaparan dan kekurangan uang di tengah lockdown yang diberlakukan pemerintah India.Kelima anak itu, Shiv Shankar (8), Keshav Prasad (3), Saraswati (6), serta dua anak lain berusia 10 dan 12 tahun diyakini tenggelam. Sementara sang ibu yang ikut meloncat setelah melempar anaknya, kemudian berubah pikiran dan disebut berenang ke tepi sungai.Warga lokal sempat mencoba menyelamatkan mereka, tetapi gagal. Petugas kemudian segera menuju lokasi dan mengerahkan dua tim penyelam untuk menemukan jenazah kelima anak tersebut.Petugas mengonfirmasi bahwa setelah bertengkar dengan suaminya, Manju kemudian mengambil keputusan untuk membuang anaknya ke sungai terbesar di India itu. Sejumlah warga lokal menuturkan kondisi mental Manju tidak sehat, namun keterangan itu dibantah oleh suaminya.Insiden itu kemudian menjadi viral di media sosial. Netizen menyalahkan pemerintah karena tidak membantu buruh harian maupun pekerja yang terdampak saat diberlakukan lockdown. Perdana Menteri India Narendra Modi, mengumumkan perpanjangan masa karantina wilayah yang harusnya berakhir Selasa (14/4/2020) menjadi hingga 3 Mei mendatang.