Tanpa Uang Buat Pemilih, Bisakah Pemuda Menang Pilkades?

Calon Kepala Desa
Calon Kepala Desa (Foto : )
Pemilihan kepala desa sudah dan tengah berlangsung di berbagai daerah. Sudah bukan rahasia, uang menjadi faktor utama untuk menarik dukungan warga agar seorang calon terpilih menjadi kepala desa. Adakah peluang menang jika tanpa uang ? Dengan dana desa yang mengguyur ratusan juta setiap tahunnya, seharusnya meski tak banyak harta, setiap orang mempunyai peluang yang sama untuk terpilih sebagai kepala desa. Sang calon bisa membuat program-program untuk kemajuan dan kemakmuran warga desa dengan anggaran yang setiap tahunnya meningkat.Di Majalengka, Jawa Barat, Muhammad Ikmal menjadi peserta pilkades termuda di desa Cicalengka Wetan, Cicalengka, Kabupaten Bandung.  Dia baru 26 tahun. Tentu dia akan bertarung dengan calon lain yang sudah  berpengalaman bagaimana memenangkan pilkades.Dalam akun twitternya, Ikmal  memohon doa agar terpilih dalam pilkades yang berlangsung hari Sabtu ini (26/10/2019). Ikmal mempunyai beberapa program, di antaranya pelayanan desa berbasis digital, membangun industri pengolahaan sampah, penguatan pelayanan kesejahteraan sosial , membangun posko masyarakat maju di tiap dusun, dan pembentukan kelompok usaha bersama di tiap RW.Program-program yang dirancang Ikmal tentu sudah dihitung berapa kebutuhan anggarannya dan seberapa manfaatnya bagi warga desanya. Masalahnya, apakah warga desa tertarik  dan memang membutuhkan program-program yang ditawarkan Ikmal dan kemudian memilihnya? Tentu warga desanya sendiri yang lebih tahu.Yang pasti, jika Ikmal terpilih  tanpa mengeluarkan uang untuk membeli suara seharusnya dia juga tak punya beban menyerap anggaran dana desa untuk menjalankan program-programnya tanpa  berniat memotongnya atau dikorupsi sebagai pengganti modalnya membeli suara warga.
Chairul Achir | Jakarta