Bentrok Sopir Online dan Pengemudi Angkot di Medan

bentrok
bentrok (Foto : )

Bentrok antara pengemudi transportasi online dengan sopir angkutan kota (Angkot) kembali terjadi. Kali ini di daerah kawasan padat penduduk, di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Jumat (12/01/2018).

Diduga, penyebab bentrok karena bersenggolan antara sopir angkot Medan Rahayu 103 dengan pengemudi transportasi online. Sopir angkot men-sweeping pengemudi transportasi online di sepanjang Jalan Jamin Ginting.

Seorang sopir online babak belur dikeroyok puluhan sopir angkot. Peristiwa ini juga menyebabkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Jamin Ginting. Kericuhan semakin memanas, kala kedua belah pihak memanggil rekan mereka. Bentrok yang terjadi Jumat pagi berlanjut hingga malam hari. Kejadian ini menyebabkan kepanikan warga. Untuk meredam emosi dan menjaga keamanan, ratusan anggota Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan dikerahkan.

Petugas berupaya membubarkan kerumunan massa dari angkutan umum dan pengemudi online. Polisi berpatroli menggunakan sepeda motor. “Perselisihan ojek online dengan angkot makanya kami turun ke TKP (red: Tempat Kejadian Perkara) untuk menertibkan perselisihan tersebut. Sampai saat ini arus lalu lintas sudah lancar tadi sempat tersendat”, kata Waka Polrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan.

Meski suasana sudah kondusif dan mengantisipasi bentrok susulan, dua pleton Satuan Sabhara Polrestabes Medan dan puluhan polisi berpatroli menggunakan kendaraan roda dua. Sejumlah polisi ditempatkan di empat titik rawan bentrok yakni di wilayah hukum Polsek Medan Baru, Polsek Patumbak, Polsek Delitua dan Polsek Medan Sunggal. Untuk penyelidikan lebih lanjut, polisi memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi bentrok. Demikian laporan Yoga Syahputra dari Medan, Sumatera Utara.